Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

OJK Kantongi 151 Fintech P2P Lending Resmi

Jumat 25 Dec 2020 10:44 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Fuji Pratiwi

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan sebanyak 151 perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending terdaftar dan berizin.

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan sebanyak 151 perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending terdaftar dan berizin.

Foto: ADITYA PRADANA PUTRA/ANTARA FOTO
Jumlah itu berkurang karena OJK membatalkan satu fintech terdaftar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan sebanyak 151 perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending terdaftar dan berizin. Adapun jumlah tersebut berdasarkan data per 15 Desember 2020.

Padahal pada 7 Desember 2020, terdapat 152 fintech lending yang diawasi oleh regulator. OJK menjelaskan, jumlah tersebut berkurang satu karena OJK telah membatalkan surat tanda bukti terdaftar terhadap satu entitas.

"Fintech yang dibatalkan surat terdaftarnya adalah PT Solusi Finansial Inklusif Indonesia (Telefin)," ujar OJK dalam pernyataan resmi, Jumat (25/12).

Baca Juga

Ke depan otoritas mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar atau berizin dari OJK.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA