Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Pemkot Tangsel Tambah 20 Tempat Tidur di Rumah Lawan Covid

Jumat 25 Dec 2020 09:37 WIB

Rep: Eva Rianti/ Red: Bilal Ramadhan

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany

Foto: Republika/Eva Rianti
Dengan penambahan ini, kapasitas tempat tidur di RLC akan menjadi 170 unit.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan, Pemerintah Kota Tangsel mengupayakan penambahan kapasitas tempat tidur. Termasuk di pusat isolasi pasien Covid-19 kategori orang tanpa gejala (OTG) di Rumah Lawan Covid-19 (RLC), Tangsel.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan, ada penambahan sebanyak 20 tempat tidur di tempat isolasi tersentral tersebut. "RLC kita akan ada tambahan 20 tempat tidur," ujar Airin saat ditemui di kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (24/12).

Dengan penambahan puluhan tempat tidur tersebut, kapasitas tempat tidur di RLC akan menjadi 170 unit dari sebelumnya 150 tempat tidur. Airin mengatakan, upaya penambahan fasilitas tempat tidur tersebut dilakukan sambil menunggu tempat lainnya yang juga akan digunakan sebagai tempat isolasi tersentral.

"Nanti kita tambah 20 bed, tapi sambil menunggu RLC lain yang dirasa masih bisa. Kita menyiapkan alternatif lain," ujar dia.

Airin menjelaskan, alternatif lain yang dimaksud olehnya diantaranya adalah hotel. Tak hanya hotel, dia juga menyebut alternatif lain berupa kos-kosan. "Kita dorong lagi agar PHRI dan mungkin yang lainnya, sekarang kan kos-kosan sepi, itu bisa dimasukkan ke kita karena program isolasi mandiri tersentral itu kan biayanya dari pemerintah pusat," kata dia.

Dia menegaskan tengah meminta Dinas Pariwisata dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk menyiapkan alternatif-alternatif tersebut. Dia berharap dengan upaya itu, angka kematian akibat Covid-19 yang saat ini masih tinggi di Tangsel bisa ditekan.

"Oleh karena itu harapannya mudah-mudahan kita mendorong isolasi mandiri yang terpantau oleh kita, maka kecenderungan jika seandainya (ada yang perlu perawatan lebih lanjut) segera masuk ke RS," kata dia

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA