Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Hasil Autopsi Jelang Meninggal Maradona Bebas Obat Terlarang

Kamis 24 Dec 2020 06:46 WIB

Red: Muhammad Akbar

Hirving Lozano dari Napoli melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Serie A antara Napoli dan Sampdoria di Stadion Diego Armando Maradona di Naples, Italia, Minggu, 13 Desember 2020.

Hirving Lozano dari Napoli melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Serie A antara Napoli dan Sampdoria di Stadion Diego Armando Maradona di Naples, Italia, Minggu, 13 Desember 2020.

Foto: AP/Alessandro Garofalo/LaPresse
Mendiang Maradona mengalami masalah di ginjal, liver, dan paru-parunya.

REPUBLIKA.CO.ID, BUENOS AIRES — Hasil autopsi yang dirilis pada Rabu memastikan mendiang legenda sepak bola Argentina Diego Maradona bersih dari alkohol maupun zat terlarang dalam beberapa hari jelang meninggalnya pada 25 November lalu.

Maradona yang meninggal bulan lalu dalam usia 60 tahun berdasar hasil otopsi diketahui mengkonsumsi tujuh jenis obat-obatan untuk mengobati depresi, kecemasan dan penyakit lain tetapi "tidak ada obat-obatan (ilegal)," kata seorang pejabat pengadilan kepada Reuters.

Hasil otopsi terhadap sampel darah dan urine Maradona yang dirilis Divisi Sains Kepolisian Buenos Aires menyatakan bahwa mendiang mengalami masalah di ginjal, liver dan paru-parunya.

Penyelidikan tengah dilakukan terhadap berbagai aspek kematian Maradona yang mengguncang Argentina dan masyarakat sepak bola dunia serta belum mengesampingkan kematian diakibatkan kesalahan manusia.

Otopsi lebih rinci ini mengkonfirmasi hasil otopsi awal yang dirilis setelah kematian mantan bintang Boca Juniors dan Napoli itu yang dinyatakan meninggal karena "edema paru akut sekunder akibat gagal jantung kronis yang diperburuk kardiomiopati dilatasi."

Menanggapi kritik terhadap ayahnya, putri Maradona, Giannina, mengatakan otopsi menunjukkan "hasil yang sesuai dengan kondisi sirosis liver."

Kendati kesohor sebagai sosok yang sendirian membawa Argentina juara Piala Dunia 1986, Maradona juga lekat dengan cerita perjuangannya melawan kecanduan alkohol dan obat-obatan terlarang hampir sepanjang hidupnya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA