Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Israel Ingin Dekati Negara Muslim Lagi Sebelum Trump Pergi

Kamis 24 Dec 2020 05:22 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Dwi Murdaningsih

Presiden Donald Trump

Presiden Donald Trump

Foto: AP Photo/Evan Vucci
Israel menyebut ada dua kandidat negara yang mungkin mau jalin hubungan

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM--Menteri Kerja Sama Regional Israel Ofir Akunis mengatakan Tel Aviv berharap dapat membangun kerja sama dengan negara muslim satu lagi.

Target ini diharapkan terlaksana sebelum Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meninggalkan Gedung Putih pada 20 Januari mendatang.

Baca Juga

Tahun ini pemerintahan Trump membantu Israel menormalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko. Selasa (22/12) kemarin Maroko menjadi menyambut delegasi AS-Israel untuk memperbaiki hubungan dengan Tel Aviv.

"Kami sedang bekerja pada arah itu," kata Akunis saat ditanya apakah akan ada negara muslim kelima yang akan memperbaiki hubungan dengan Israel, stasiun televisi Ynet TV, Rabu (23/12).

"Amerika akan mengumumkan mengenai negara lain yang akan mengungkapkan normalisasi hubungan dengan Israel dan pada dasarnya, infrastruktur perjanjiannya, perjanjian damai," tambah Akunis.

sumber : reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA