Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Puncak Arus Mudik di Tol Cipali Diprediksi Mulai Malam Ini

Rabu 23 Dec 2020 20:17 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Ratna Puspita

Kendaraan mengantre di Gerbang Tol Cikampek Utama 1 di Karawang, Jawa Barat, Rabu (23/12/2020). Arus mudik Natal dan Tahun Baru yang melewati gerbang tol tersebut hingga pukul 19.29 WIB terpantau lancar.

Kendaraan mengantre di Gerbang Tol Cikampek Utama 1 di Karawang, Jawa Barat, Rabu (23/12/2020). Arus mudik Natal dan Tahun Baru yang melewati gerbang tol tersebut hingga pukul 19.29 WIB terpantau lancar.

Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA
Lonjakan arus mudik libur Natal diperkirakan terjadi mulai malam ini hingga besok.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Suasana arus kendaraan di GT Palimanan Tol Cipali masih lancar, Rabu (23/12) siang. Lonjakan arus mudik libur Natal 2020 diperkirakan terjadi mulai malam ini hingga Kamis (24/12).

"Hingga siang ini, peningkatan volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah maupun sebaliknya belum terlalu signifikan," ujar Kapolresta Cirebon Kombes M Syahduddi saat memantau situasi GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/12).

Baca Juga

Syahduddi menyebutkan, sejak Operasi Lilin Lodaya 2020 diberlakukan mulai Senin (21/12) hingga Rabu (23/12) siang, jumlah kendaraan yang melintasi GT Palimanan Tol Cipali dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah mencapai 56 ribu unit. Dalam kurun waktu yang sama, kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang melintasi GT Palimanan Tol Cipali mencapai 44 ribu unit.

Syahduddi mengatakan, jajarannya telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas saat terjadinya penumpukan volume kendaraan. Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran arus kendaraan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Personel gabungan juga telah disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas. Pengalihan arus kendaraan besar dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah yang melintasi jalur tol juga telah diberlakukan sejak Rabu (23/12) pukul 00.00 WIB. 

Kendaraan besar tersebut dialihkan ke jalur arteri dari wilayah Cikopo, Cikarang, dan Bekasi. Pengalihan sebagaimana peraturan Kemenhub RI. 

Nantinya, kendaraan besar angkutan barang sumbu tiga ke atas, angkutan barang dengan kereta tempelan dan gandengan, serta angkutan barang yang mengangkut bahan galian atau tambang diperkenankan memasuki jalur tol kembali melalui GT Palimanan 3.

"Sampai saat ini situasi masih normal dan lancar, dan petugas gabungan juga sudah disiagakan di jalur-jalur yang dilalui kendaraan besar yang dialihkan tersebut," kata Syahduddi.

Menurut Syahduddi, pengalihan arus kendaraan besar itu untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik libur Natal 2020. Skema serupa juga akan diterapkan saat arus baliknya, kendaraan besar dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta akan dikeluarkan melalui GT Palimanan 4.

Selanjutnya, kendaraan besar diperkenankan memasuki jalur tol kembali di GT Cikarang Barat untuk meneruskan perjalanannya ke kota tujuan masing-masing. Bahkan, kebijakan itupun diberlakukan saat arus mudik Tahun Baru 2021, tepatnya mulai 30 Desember 2020 pukul 00.00 WIB hingga 31 Desember 2020 pukul 24.00 WIB.

"Saat arus balik Tahun Baru 2021 kebijakan ini diberlakukan mulai 2 Januari 2021 pukul 00.00 WIB sampai dengan 4 Januari pukul 24.00 WIB. Semuanya sudah kami rencanakan, termasuk antisipasi kerawanannya juga telah disiapkan," kata Syahduddi. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA