Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Apple Target Buat Mobil di 2024, Investor Kok Ragu?

Selasa 22 Dec 2020 19:37 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Dwi Murdaningsih

Mobil Otonom buatan Apple. Ilustrasi

Mobil Otonom buatan Apple. Ilustrasi

Foto: Google
Investor menganggap Butuh waktu bagi Apple untuk membangun industri mobil.

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA -- Beberapa investor Apple bereaksi terhadap laporan Reuters tentang rencana perusahaan untuk memproduksi mobil pada 2024. Trip Miller, Managing Partner di investor Apple Gullane Capital Partners, mengatakan mungkin sulit bagi Apple untuk memproduksi mobil dalam jumlah besar.

“Menurut saya, jika Apple mengembangkan beberapa sistem operasi atau teknologi baterai canggih, itu akan lebih baik digunakan dalam kemitraan dengan pabrikan yang ada di bawah lisensi,” kata Miller, seperti yang dilansir dari Reuters, Selasa (22/12).

“Seperti yang kita lihat dengan Tesla dan perusahaan otomotif lama, memiliki jaringan manufaktur yang sangat kompleks di seluruh dunia tidak terjadi dalam semalam,” ujarnya lagi.

Hal Eddins, kepala ekonom di pemegang saham Apple Capital Investment Counsel, mengatakan Apple memiliki sejarah margin yang lebih tinggi daripada kebanyakan pembuat mobil.

“Reaksi awal saya sebagai pemegang saham adalah, huh? Masih belum benar-benar melihat daya tarik bisnis mobil, tetapi Apple mungkin melihat sudut lain dari apa yang saya lihat,” kata Eddins.

Apple Inc bergerak maju dengan teknologi mobil swakemudi. Apple menargetkan untuk menghasilkan kendaraan penumpang yang dapat mencakup teknologi baterai terobosannya sendiri di 2024. Hal ini dikemukakan sumber yang tak mau disebutkan namanya kepada Reuters.

Upaya otomotif pembuat iPhone, yang dikenal sebagai Project Titan, berjalan tidak mulus sejak 2014 ketika pertama kali mulai mendesain kendaraannya sendiri dari awal. Pada satu titik, Apple menarik kembali upaya untuk fokus pada perangkat lunak dan menilai kembali tujuannya.

Doug Field, seorang Apple yang pernah bekerja di Tesla Inc, kembali untuk mengawasi proyek tersebut pada 2018 dan memberhentikan 190 orang dari tim tersebut pada 2019.

Sejak itu, Apple telah berkembang cukup pesat sehingga percaya diri membangun kendaraan bagi konsumen. Tujuan Apple membangun kendaraan pribadi untuk pasar massal sangat kontras dengan saingannya seperti Waymo Alphabet Inc. yang telah membuat robo-taxi untuk mengangkut penumpang untuk layanan tumpangan tanpa pengemudi.

Inti dari strategi Apple adalah desain baterai baru yang dapat secara radikal mengurangi biaya baterai dan meningkatkan jangkauan kendaraan. Apple menolak berkomentar tentang rencana atau produk masa depannya.

Baca Juga

sumber : reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA