Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Wiku: Jangan Gegabah Pilih Aktivitas Selama Libur Panjang

Selasa 22 Dec 2020 18:49 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Hiru Muhammad

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat agar tak gegabah dalam memilih aktivitas selama libur panjang akhir tahun ini. Hal ini mengingat masih banyaknya masyarakat yang memutuskan untuk bepergian meskipun Satgas telah mengimbau untuk beraktivitas di rumah saat liburan nanti.

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat agar tak gegabah dalam memilih aktivitas selama libur panjang akhir tahun ini. Hal ini mengingat masih banyaknya masyarakat yang memutuskan untuk bepergian meskipun Satgas telah mengimbau untuk beraktivitas di rumah saat liburan nanti.

Foto: Foto: Lukas - Sekretariat Presiden
Jangan sampai hari raya ini menjadi hari raya terakhir bersama keluarga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat agar tak gegabah dalam memilih aktivitas selama libur panjang akhir tahun ini. Hal ini mengingat masih banyaknya masyarakat yang memutuskan untuk bepergian meskipun Satgas telah mengimbau untuk beraktivitas di rumah saat liburan nanti.

“Kami mohon untuk masyarakat agar jangan gegabah dalam memilih aktivitas di liburan akhir tahun ini,” ujar Wiku saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (22/12).

Karena itu, bagi masyarakat yang tetap melakukan perjalanan selama liburan ini, Wiku mengingatkan agar tetap mematuhi protokol kesehatan selama berkegiatan. Sebab, saat ini Indonesia masih dalam situasi pandemi.

“Jangan sampai hari raya ini menjadi hari raya terakhir bersama keluarga dan orang terdekat, hanya karena kita memaksakan untuk bepergian ataupun kita lengah dan abai terhadap protokol kesehatan, tidak memakai masker, tidak mencuci tangan, dan tidak jaga jarak,” jelas dia.

Wiku mengatakan, penularan virus Covid-19 sangatlah cepat dan sangat berdampak pada golongan rentan dan dengan riwayat penyakit penyerta. Karena itu, setiap kegiatan yang akan dilakukan selama liburan nanti agar diputuskan dengan bijak.

Apalagi saat ini kondisi keterisian kamar untuk pasien Covid-19 di rumah sakit sudah semakin penuh. Bahkan di beberapa daerah, keterisian kamar rawat telah mencapai 80 persen. Kondisi inipun perlu menjadi perhatian baik pemerintah daerah dan juga masyarakat.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA