Ahad 20 Dec 2020 18:09 WIB

Pemkot Sukabumi Targetkan Satu Inovasi di Satu Instansi

Sebanyak empat inovasi yang digulirkan Pemkot Sukabumi diganjar penghargaan

Rep: riga nurul iman/ Red: Hiru Muhammad
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menerima penghargaan Kota Sukabumi sebagai Kota Terinovatif dari Kemendagri, Jumat (18/12
Foto: istimewa
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menerima penghargaan Kota Sukabumi sebagai Kota Terinovatif dari Kemendagri, Jumat (18/12

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan satu inovasi dari setiap instansi di lingkup pemerintahan. Hal ini diharapkan dapat mempercepat layanan kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi setelah menerima penghargaan Kota Sukabumi sebagai Kota Terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) tahun 2020 dari Kementerian Dalam Negeri, Jumat (18/12) di Ballroom Hotel Sultan, Jakarta. "Targetnya ke depan minimal di satu lembaga ada satu inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat," ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, Ahad (20/12).

Terlebih di masa pandemi Covid-19 upaya inovasi layanan publik harus terus digenjot. Sebab di masa pandemi dimungkinkan menggunakan layanan digital untuk menghindari kerumunan dalam pelayanan langsung.

Contohnya pada masa pandemi, Sukabumi telah meluncurkan sejumlah inovasi. Misalnya melalui inovasi market place www.pasarsukabumi.com sebagai wadah tempat memasarkan produk UMKM.

Sebelumnya, Wali Kota bersyukur di penghujung tahun ini, Pemerintah Kota Sukabumi kembali mendapatkan prestasi, kali ini sebagai Kota Terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) tahun 2020 dari Kementerian Dalam Negeri. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan para aparatur Pemda Kota Sukabumi yang senantiasa berkolaborasi saling meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik," kata Fahmi.

Selain itu juga kepada Kemendagri yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Kota Sukabumi. Tentunya pemkot sangat bersyukur atas penghargaan paling bergengsi yang dilaksanakan di lingkungan Kementrian Dalam Negeri ini.

"Semoga prestasi ini senantiasa memotivasi para aparatur untuk tak henti melakukan inovasi terbaik," imbuh Fahmi. Dimana hal ini semata-mata bertujuan memberikan pelayanan bagi warga.

Hal ini juga ungkap Fahmi menunjukkan di tahun 2020, program kinerja Pemerintah Kota Sukabumi mendapat apresiasi penuh dari Kementerian Dalam Negeri atas beberapa inovasi yang telah disampaikan ke tim penilai. Penghargaan itu sendiri diserahkan langsung Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori dan disaksikan langsung Mendagri Tito Karnavian.

Sebelumnya, sebanyak empat inovasi yang digulirkan Pemkot Sukabumi diganjar penghargaan oleh Pemprov Jawa Barat. Hal ini diberikan dalam ajang Anugerah Inovasi Jawa Barat tahun 2020 di The Trans Luxury Hotel Bandung, Selasa (15/12) siang lalu.

Penghargaan tersebut terkait empat inovasi Pemkot Sukabumi yang masuk dalam Top 32 kompetisi inovasi Jawa Barat tahun 2020. Bahkan dua inovasi Pemkot Sukabumi masuk dalam Top 10 Inovasi Jabar yakni aplikasi Sikalem (Sistem Kotak Layanan Elektronik Mandiri) di Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi dan Bunut FM Radio Kesehatan RSUD R Syamsudin SH.

Dua inovasi lainnya masuk dalam Top 32 inovasi terbaik di Jabar yakni di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sukabumi dengan judul Aplikasi Layanan Kemboja Sari ( Layanan Akta Kematian Jemput Bola) dan RSUD Syamsudin SH dengan judul Aplikasi PATAS ( Pelayanan Tanpa Menunggu Kelengkapan Persyaratan Administrasi).

Salah seorang warga Kota Sukabumi, Dadang S (24 tahun) mengatakan, warga merasa bangga dengan adanya penghargaan yang diberikan Kemendagri. "Semoga ada inovasi lainnya yang makin memudahkan warga," kata dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement