Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Pelatih Sassuolo: Milan Lebih Sulit Ketimbang Juve

Ahad 20 Dec 2020 17:28 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Roberto De Zerbi

Roberto De Zerbi

Foto: EPA-EFE/GIORGIO BENVENUTI
Pelatih Milan dianggap punya kemampuan memotivasi pemain.

REPUBLIKA.CO.ID, SASSUOLO -- Sassuolo bakal menerima lawatan AC Milan di Stadion MAPEI pada giornata ke-13 Serie A, Ahad (20/12) malam WIB. Pelatih Sassuolo, Roberto De Zerbi, menilai, menghadapi I Rossoneri akan jauh lebih sulit buat anak-anak asuhnya, ketimbang saat harus beradu kualitas permainan dengan tim besar Italia lainnya, Inter Milan dan Juventus. 

Kesulitan ini, tutur De Zerbi, tidak terlepas dari motivasi tambahan para penggawa Milan dan gaya permainan serta pendekatan yang diterapkan pelatih Milan, Stefano Pioli, pada musim ini. I Rossoneri datang ke Stadion MAPEI dengan status sebagai Capolista atau pemuncak klasemen sementara Liga Italia, dengan torehan 28 poin dari 12 laga. Namun, Milan hanya terpaut satu poin dari pesaing terdekatnya, Inter Milan dan Juventus.

Kondisi ini tentu memberikan motivasi tambahan buat para penggawa I Rossoneri untuk bisa memetik poin penuh di markas Sassuolo. Terlebih, di laga pada giornata ke-12, tengah pekan ini, Milan ditahan imbang Genoa, 2-2. I Rossoneri tentu bertekad untuk bisa kembali ke jalur kemenangan sekaligus menjaga posisi di puncak klasemen sementara Serie A.

''Laga ini akan menjadi laga yang lebih berat buat kami, ketimbang saat menghadapi Inter Milan ataupun Juventus. Mereka tengah berada dalam antusiasme tinggi lantaran bertengger di puncak klasemen sementara dan rekor belum terkalahkan di pentas Serie A musim ini,'' tutur De Zerbi seperti dilansir Football Italia, Ahad (20/12).

Tidak hanya itu, Milan juga tidak pandang bulu terkait pilihan strategi dan taktik permainan. Siapapun lawan yang mereka hadapi, ujar De Zerbi, I Rossoneri selalu menerapkan pendekatan dan gaya permainan yang sama. ''Mereka memiliki gaya dan pendekatan yang sama seperti yang kami lakukan. Siapapun lawannya, baik tim lemah atau tim kuat, mereka selalu berusaha mendominasi permainan dan melancarkan serangan,'' kata pelatih asal Italia tersebut.

Kendati begitu. De Zerbi menegaskan, timnya tidak mau kehilangan momentum untuk bisa bersaing di papan atas klasemen sementara. Sempat kehilangan tujuh poin dari empat laga terakhir, Sassuolo terlempar ke peringkat keenam klasemen sementara. Namun, apabila bisa memetik tiga angka di laga kontra Milan, I Neroverdi setidaknya bisa kembali ke posisi keempat klasemen sementara. Kesempatan ini yang tidak mau dilewatkan Sassuolo di laga kontra Milan.

''Setelah tiga tahun berjuang di kompetisi ini, akhirnya kami bisa bersaing di papan atas. Kemenangan di laga ini akan membawa kami hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen sementara. Hal itu merupakan capaian yang membanggakan dan menunjukan di mana level kami pada saat itu. Kami tinggal menemukan kembali konsistensi yang sempat kami dapatkan pada awal musim ini,'' kata De Zerbi.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA