Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

MPL Jadikan Waktu Bermain Game Lebih Produktif

Ahad 20 Dec 2020 09:43 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

MPL-Mobile Premier League, Jadikan Waktu Bermain Game Lebih Produktif. (FOTO: Istimewa)

MPL-Mobile Premier League, Jadikan Waktu Bermain Game Lebih Produktif. (FOTO: Istimewa)

MPL-Mobile Premier League, Jadikan Waktu Bermain Game Lebih Produktif

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Mobile Premier League (MPL) terus berkomitmen memajukan eSport di Indonesia sejalan dengan tujuan MPL untuk mendemokratisasi e-Sport. Sehingga membuka peluang kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dan berkesempatan untuk mendapatkan reward yang nyata melalui platform MPL.  

Tahun ini diawali dengan dukungan MPL dalam Piala Presiden e-Sport 2020. Sebagai mitra penyelenggara Piala Presiden Esport 2020 yang dibuka pada November 2019. MPL berkontribusi dengan mengadakan turnamen Fruit Dart dengan jumlah hadiah sebesar 250 juta untuk pemenang nya. Turnamen MPL ini mencatat lebih dari 50.000 pendaftar hingga masa registrasi ditutup. 

“Ini merupakan turnamen game perorangan dengan jumlah pendaftar terbanyak yang pernah diselenggarakan di Indonesia. Atlet, gamer dan para penggemar telah menginspirasi kami untuk meningkatkan performa aplikasi games kami. Hal ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan pengalaman bermain game eSport yang lebih baik," jelas Ridzki Syahputera, Country Head MPL Indonesia. 

Baca Juga: Waspada! Hacker Manfaatkan Popularitas PUBGMobile untuk Curi Data

Pada bulan Agustus 2020 MPL meluncurkan game berjudul Fantasy sepakbola, yang merupakan permainan liga fantasy untuk para pecinta sepakbola. Menariknya, permainan fantasi milik MPL ini tak terbatas hanya dalam satu liga saja. Tercatat, berbagai liga dari seluruh penjuru dunia bisa dimainkan.

Perusahaan yang didirikan di India pada September 2018 ini telah merevolusi konsep mobile gaming dengan memperkenalkan sistem game berbasis reward. Pemain dapat menukarkan secara langsung reward menjadi saldo uang elektronik. MPL ingin mematahkan stigma buruk masyarakat terhadap ungkapan bahwa bermain game sama dengan mengurangi produktivitas seseorang, karena bermain MPL pemain akan mendapatkan reward yang nyata.

Oleh sebab itu pada bulan Mei 2020 MPL mengumumkan secara resmi kemitraan dengan LinkAja, layanan uang elektronik nasional. “Dengan kemitraan ini, MPL berharap dapat mempermudah gamer kami untuk mengisi ulang dan menarik Berlian dengan lebih cepat dan aman” tegas Ridzki.

Baca Juga: Kisah Perusahaan Raksasa: Keperkasaan China Mobile di Dunia Tak Luntur Meski Dikendalikan Negara

Hingga saat ini terdapat lebih dari 20 games di dalam platform MPL. Jika kehabisan token listrik, jangan khawatir! Karena di fitur MPL Mall Anda dapat membeli token listrik dengan menggunakan Berlian Kemenangan. Cara membelinya sangat mudah, cukup masuk ke fitur "Saku" kemudian pilih provider dan langsung konfirmasi pembelian menggunakan Berlian Kemenangan. Berlian tersebut juga bisa untuk membeli token listrik hingga skin games.

Selama lebih dari 1 tahun MPL beroperasi di Indonesia, MPL juga berkontribusi dalam pengembangan untuk membantu pertumbuhan ekosistem games lokal. Seperti misalnya dengan menggandeng pengembang game lokal, yaitu Antpixel Studio, Anoman, Agate dan Touchten. Kerja sama dengan pengembang game lokal tersebut mengusung game berjudul "XOXO Mania", "Onet Asli", “Teka Teki Santai”, “Bull Fight” dan "Bubble Pirates".

Untuk dapat berpartisipasi dalam permainan e-Sport di MPL pastikan menggunakan smartphone Android dan mengunduh aplikasi MPL dari situs web id.mpl.live. yuk manfaatkan waktu luangmu menjadi lebih produktif dengan main MPL.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA