Ahad 20 Dec 2020 00:04 WIB

Pelabuhan Internasional Patimban Beroperasi Perdana

Dari Pelabuhan Patimban juga akan dilaksanakan ekspor perdana kendaraan 140 unit.

Dari Pelabuhan Internasional Patimban juga akan dilaksanakan ekspor perdana kendaraan berjumlah 140 unit dengan menggunakan Kapal MV. Suzuka Express milik PT Toyofuji Shipping Co.,Ltd dengan tujuan Brunei Darussalam.
Foto: Humas Ditjen Hubla
Dari Pelabuhan Internasional Patimban juga akan dilaksanakan ekspor perdana kendaraan berjumlah 140 unit dengan menggunakan Kapal MV. Suzuka Express milik PT Toyofuji Shipping Co.,Ltd dengan tujuan Brunei Darussalam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  – Menjelang pelaksanaan soft launching dan pengoperasian perdana Pelabuhan Internasional Patimban Subang Jawa Barat yang akan dilaksanakan Ahad (20/12), Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan persiapan akhir guna memastikan kegiatan tersebut berjalan dengan baik.

"Pembangunan car terminal Pelabuhan Internasional Patimban telah selesai dan siap dioperasikan secara terbatas,"  ujar Dirjen Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo di Jakarta, dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Sabtu (19/12).

photo
Pelabuhan Patimban - (Humas Ditjen Hubla)

Dia mengungkapkan, pelaksanaan soft launching tersebut rencananya akan diresmikan secara langsung esok hari. Selain itu, bersamaan dengan kegiatan soft launching dan pengoperasian perdana Pelabuhan Internasional Patimban juga akan dilaksanakan ekspor perdana kendaraan dari Pelabuhan Patimban berupa kendaraan mobil berjumlah 140 unit dengan menggunakan Kapal MV. Suzuka Express milik PT Toyofuji Shipping Co.,Ltd dengan tujuan Brunei Darussalam. 

“Saat ini Kapal MV. Suzuka Express telah sandar di Pelabuhan Patimban yang dikawal langsung oleh 2 Kapal Patroli milik KPLP, yaitu KN Alugara dan KN. Celurit saat masuk alur laut Pelabuhan Patimban,” kata Dirjen Agus.

Sebagai informasi, Kapal MV. Suzuka Express merupakan kapal berbendera Panama yang memiliki spesifikasi diantaranya berat GT. 43.810,  length 180 m, beam 30 m, draught 7.7 m, dan memiliki speed (heading) 14.6 Knots. 

Dirjen Agus berharap, dengan kehadiran Pelabuhan Patimban akan semakin menghidupkan dan menggeliatkan aktivitas ekonomi nasional pada umumnya, serta bagi masyarakat di sekitar pada khususnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement