Saturday, 2 Zulqaidah 1442 / 12 June 2021

Saturday, 2 Zulqaidah 1442 / 12 June 2021

PASI Sambut Baik Rencana Vaksin Covid untuk Atlet

Sabtu 19 Dec 2020 23:23 WIB

Red: Agung Sasongko

[ilustrasi] Atlet atletik nomor estafet putra Indonesia dalam suatu kejuaraan.

[ilustrasi] Atlet atletik nomor estafet putra Indonesia dalam suatu kejuaraan.

Foto: ANTARA FOTO/Feny Selly
PASI menilai rencana itu menunjukkan kepedulian Menpora terhadap atlet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyambut baik rencana Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali yang mengusulkan agar atlet dan pelatih mendapat vaksinasi COVID-19 dari pemerintah.

Sekretaris Jenderal PB PASI Tigor Tanjung mengatakan inisiatif tersebut menunjukkan kepedulian Menpora terhadap nasib para atlet nasional terutama yang sedang bersiap menuju Olimpiade Tokyo dan kejuaraan internasional lainnya pada tahun depan.

Baca Juga

“Inisiatif itu baik, artinya pak menteri melihat atlet ini sebagai kelompok masyarakat yang penting untuk dijaga dan dilindungi dari penyebaran COVID-19,” kata Tigor saat dihubungi Antara di Jakarta, Jumat (18/12).

Tigor amat berhati-hati dalam menyampaikan pandangannya terkait vaksin. Namun ia mendukung jika tenaga kesehatan, pekerja garis depan dalam penanganan wabah COVID-19, serta kelompok rentan di masyarakat perlu diprioritaskan mendapat vaksin.

Bagaimanapun, pemerintah, menurut dia, tentu lebih paham dalam menentukan prioritas siapa saja yang berhak mendapat giliran vaksinasi COVID-19 terlebih dahulu.

“Artinya kami setuju bukan soal dukung mendukung karena vaksin jumlahnya masih terbatas. Kami melihat itu itikad baik dari pak menteri,” tuturnya.

“Saya tidak mengatakan bahwa atlet lebih penting dari kelompok masyarakat lain karena seluruh masyarakat juga akan mendapat giliran. Cuma kan pemerintah perlu menentukan prioritas seperti nakes duluan,” pungkas dia.

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9860/2020 telah menetapkan enam jenis vaksin COVID-19 yang dapat digunakan di Indonesia, yaitu vaksin produksi Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer/BioNTech dan Sinovac.

Vaksinasi tahap awal ditargetkan dapat dilakukan Januari tahun depan dengan prioritas penerima vaksin adalah para tenaga kesehatan, personel TNI-Polri, dan pegawai pemerintahan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA