Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Akan Buka untuk Turis, Thailand Catat 4 Kasus Baru

Sabtu 19 Dec 2020 01:57 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Muhammad Fakhruddin

Akan Buka untuk Turis, Thailand Catat 4 Kasus Baru. Pattaya, salah satu objek wisata populer di Thailand.

Akan Buka untuk Turis, Thailand Catat 4 Kasus Baru. Pattaya, salah satu objek wisata populer di Thailand.

Foto: Pixabay
Thailand telah berhasil menjaga infeksi virus relatif rendah.

REPUBLIKA.CO.ID,BANGKOK -- Thailand mencatat empat infeksi virus corona lokal baru pada Jumat (18/12). Hal ini tepat saat negara tersebut mulai membuka kembali negaranya untuk turis setelah berbulan-bulan melakukan pencegahan terhadap virus.

Seorang wanita berusia 67 tahun yang menjual udang di Provinsi Samut Sakhon dipastikan terinfeksi. Pejabat kesehatan senior, Sopon Iamsirithaworn mengatakan, tiga anggota keluarganya kemudian juga dinyatakan positif.

Wanita tersebut tidak memiliki riwayat bepergian ke luar negeri. Iamsirithaworn juga mengatakan, pihaknya menunggu hasil tes 165 orang lainnya yang telah melakukan kontak dengan wanita tersebut.

"Kami mengumpulkan informasi untuk menemukan asal mula infeksi ini," kata Direktur Jenderal Departemen Pengendalian Penyakit, Opas Karnkawinpong, dilansir di Channel News Asia, Jumat (18/12).

Thailand telah berhasil menjaga infeksi virus relatif rendah. Selama ini, total kasus Covid-19 di Thailand adalah 4.297 kasus dan 60 kematian. Namun, keberhasilan itu mengorbankan pariwisata Thailand yang selama ini menjadi salah satu sumber terbesar ekonomi.

Infeksi baru datang, ketika pihak berwenang mulai melonggarkan pembatasan perjalanan untuk memungkinkan wisatawan asing masuk Thailand. Upaya ini adalah langkah awal Thailand untuk menghidupkan kembali industri pariwisata.

Thailand melonggarkan pembatasan untuk warga dari lebih dari 50 negara. Namun, orang yang datang harus dikarantina selama dua pekan setelah kedatangan dan membutuhkan sertifikat untuk menunjukkan mereka bebas Covid-19 72 jam sebelum perjalanan. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA