Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

4 Modal Negara-Negara Islam Bisa Jadi Kekuatan Super Dunia

Jumat 18 Dec 2020 18:22 WIB

Rep: IRNA/ Red: Elba Damhuri

Ladang pengeboran migas (ilustrasi)

Ladang pengeboran migas (ilustrasi)

Foto: AP PHOTO
Negara-negara Islam bisa menjadi kekuatan super dunia karena sudah punya 4 modal inti

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN, IRNA -- Negara-negara mayoritas penduduk Islam tidak ada yang muncul menjadi kekuatan superior global. Padahal, negara-negara Islam ini memiliki empat modal besar untuk menjadi kekuatan hebat di dunia, untuk bisa menyaingi Amerika Serikat (AS), Rusia, Eropa, dan China.

Ketua Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Baqeri menyebut empat modal utama dunia Islam untuk menjadi pemain utama dunia. Keempatnya aalah, posisi geopolitik, kemampuan geostrategis, kekuatan sumber daya alam, dan kapasitas sumber daya manusia.

Baca Juga

"Dunia Islam memiliki banyak kemampuan untuk menjadi kekuatan kelas dunia dalam sistem geopolitik global," kata Baqeri seperti dikutip kantor berita Iran, IRNA, Kamis (17 Desember 2020).

Baqeri menyapaikan pesan pentng tersebut pada Kongres Keenam Muslim Geographers yang diadakan secara online pada Kamis. Ia menjelaskan tujuan berharga dari kongres ini adalah sangat penting bagi para ahli geografi dunia Islam karena cakupan dan definisi geografi jauh melampaui deskripsi dan analisis semata, fenomena alam dan manusia.

Baqeri menyatakan dunia Islam memiliki sekitar dua pertiga dari sumber daya energi fosil dunia. Juga, selat terpenting untuk perdagangan maritim dunia.

Ia menjelaskan, dunia Islam juga memiliki pasar yang menarik dan besar, yang harus dimanfaatkan secara optimal.

Dunia Islam juga sudah mengembangkan industri kimia dasar hingga menguasai faktor-faktor produksi di industri umum dan strategis. Belum lagi, negara-negara ini memiliki kekuatan finansial yang hebat.

Baqeri menyerukan kepada negara-negara Islam untuk mengatasi perbedaan dan bergerak menuju koalisi politik untuk menuntut status permanen dunia Islam di Dewan Keamanan PBB.

Negara-negara Islam harus mendirikan bank-bank Islam bersama dan pasar perdagangan bersama yang bertukar barang dengan tarif preferensial dan menciptakan Serikat media dan radio dan TV dunia Islam.

Baqeri menegaskan tanggung jawab ahli geografi dunia Islam jauh melampaui tahap menggambarkan dan menganalisis realitas geografis dunia dan negara-negara Islam; melainkan mereka harus memberikan solusi untuk pengembangan dan sinergi semua anggota dan negara di dunia Islam.

 

sumber : IRNA
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA