Jumat 18 Dec 2020 10:30 WIB

Vaksin Gratis dari Jokowi, Ini Komen Wagub Jabar

Uu mengajak masyarakat Jabar melakukan vaksinasi Covid-19.

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com
Vaksin gratis harus didukung
Vaksin gratis harus didukung

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi keputusan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo yang menggratiskan vaksin Covid-19 bagi seluruh masyarakat.

Uu mengatakan, dengan keputusan tersebut, semua masyarakat dapat mengakses vaksin Covid-19 dan penanganan Covid-19 pun bisa berjalan cepat. Ia mengajak masyarakat Indonesia, khususnya Jabar, untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. 

"Karena memang juga banyak yang harus dianggarkan dan dibiayai. Tetapi dengan kebijakan hari ini saya mengapresiasi. Sekalipun kami di pemerintah daerah ditugaskan untuk menggratiskan juga," kata Uu dalam pernyataan resminya yang diterima Ayobandung.com, Jumat (18/12/2020).

"Apalagi Presiden RI kan begitu jelas, seluruh kepala daerah harus menganggarkan untuk itu (vaksinasi). Kami tidak bisa menolak. Insyaallah proses vaksinasi akan berjalan lancar," ujarnya.

Uu mengimbau masyarakat Jabar untuk berhati-hati dalam memilih dan memilah informasi. Jangan sampai, masyarakat Jabar takut mengikuti vaksinasi Covid-19 karena berita bohong atau hoaks. 

Selain itu, Uu pun meminta masyarakat Jabar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, sambil menunggu vaksin. Sebab, kedisiplinan masyarakat menjadi kunci pencegahan penularan Covid-19. 

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden di akun YouTube mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat seluruhnya akan gratis.

"Jadi setelah menerima masukan dari masyarakat, dan setelah kalkulasi ulang, melakukan perhitungan ulang mengenai keuangan negara, saya dapat sampaikan vaksin COVID untuk masyarakat gratis," kata Presiden RI. 

"Gratis tidak dikenakan biaya sama sekali. Untuk itu, saya instruksikan kepada seluruh kabinet, kementerian/lembaga, pemda untuk prioritaskan program vaksinasi tahun anggaran 2021," ungkapnya.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement