Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Azis Syamsuddin Sebut Vaksin Gratis Merupakan Langkah Tepat

Jumat 18 Dec 2020 07:02 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Andi Nur Aminah

Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin

Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin

Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Menurutnya langkah tersebut dinilai sudah tepat dan sesuai dengan amanat konstitusi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengapresiasi keputusan pemerintah yang menggratiskan vaksin Covid-19 untuk seluruh masyarakat. Menurutnya langkah tersebut dinilai sudah tepat dan sesuai dengan amanat konstitusi dalam hal jaminan kesehatan masyarakat.

"UUD 1945 pasal 28A dan Pasal 28H menjamin bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Maka keputusan Presiden Jokowi sudah tepat dan sesuai amanat konstitusi" Kata Azis Syamsuddin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/12).

Baca Juga

Dia juga menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan menghitung ulang pos anggaran dalam memenuhi vaksin gratis tersebut. Salah satu pos anggaran yang berpeluang di realokasi ulang adalah anggaran pembiayaan infrastruktur.

"Manusia adalah infrastrukur terbaik, jadi realokasi anggaran infrastuktur adalah keputusan politik terbaik. Karena masyarakat adalah aset kelangsungan bangsa dan negara. Apapun pos anggaran yang akan di realokasi demi kesehatan masyarakat, DPR akan sepenuhnya mendukung sesuai aturan dan mekanisme yang ada" ucapnya.

Selain itu dia juga menyikapi terkait teknis vaksinasi nasional. Azis  menjelaskan bahwa banyak negara yang akan memulai vaksinasi per Januari-Febuary 2021 di antaranya Amerika Serikat, Inggris, India hingga Singapore. Sehingga menurutnya vaksinasi dinilai menjadi keputusan logis untuk di terapkan, terlepas dari perdebatan publik.

"Vakisinasi merupakan keputusan logis yang diterapkan  di masa kini, sekalipun terkesan tergesa-gesa. Ini memang situasi emergency (daruat). Dan negara memiliki konsekuensi logis untuk bertanggung jawab agar proses ini bisa berjalan dengan baik, adil dan merata. Ini sangat penting untuk di pahami", ujarnya.

Sebelumnya Presiden menyatakan, pemerintah akan menggratiskan seluruh vaksin Covid-19 yang diberikan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Rabu (16/12) siang. 

"Setelah menerima masukan masyarakat dan setelah melakukan kalkulasi ulang mengenai keuangan negara, dapat saya sampaikan bahwa vaksin Covid-19 untuk masyarakat adalah gratis. Sekali lagi gratis tidak dikenakan biaya sama sekali," ujar Presiden Jokowi dalam keterangan pers.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA