Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Williams Angkat Mantan Bos McLaren Jadi CEO

Kamis 17 Dec 2020 23:45 WIB

Red: Muhammad Akbar

Jost Capito

Jost Capito

Foto: formula1.com
Capito diberi tugas untuk memimpin Williams menuju era baru

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tim Williams F1 mengangkat mantan bos McLaren Jost Capito sebagai CEO baru mereka dan mempermanenkan posisi Simon Roberts sebagai kepala tim mulai musim depan.

Tim ikonik asal Inggris itu telah dijual ke firma investasi asal Amerika Serikat Dorilton Capital menyusul krisis finansial dan performa pada Agustus lalu. Mereka kini meneruskan restrukturisasi di bawah kepemilikan baru tersebut.

Capito, yang memiliki empat dekade pengalaman di dunia balap dan otomotif, diberi tugas untuk memimpin Williams menuju era baru dan mulai aktif bekerja di posisi anyarnya pada 1 Februari 2021, demikian laman resmi Formula 1, Kamis (17/12).

Dia akan melapor ke chairman Williams, Matthew Savage, sedangkan Roberts, yang menggantikan Claire Williams sejak GP Italia di Monza, akan berada langsung di bawah Capito.

"Jost memahami warisan Williams dan akan bekerja baik dengan tim ini untuk mengejar tujuan kami kembali ke papan atas," kata Savage.

 

Capito menikmati kesuksesan di ajang kejuaraan reli dunia WRC, memenangi titel pebalap dan konstruktor selama empat tahun menjabat motorsport director di Volkswagen.

Dia sempat mengemban tugas di McLaren sebagai CEO namun meninggalkan tim asal Woking, Inggris itu segera setelah bos Ron Dennis, yang merekrutnya, meninggalkan tim tersebut.

Capito kemudian kembali ke Volkswagen.

"Suatu kehormatan luar biasa bagi saya bergabung dengan Williams Racing dalam waktu yang menyenangkan dan menuntut ini baik bagi tim maupun Formula 1," kata Capito.

"Suatu kehormatan menjadi bagian dari masa depan tim yang mahsyur ini, yang membawa nama besar di olahraga ini, jadi saya menghadapi tantangan ini dengan rasa hormat yang tinggi dengan rasa senang yang luar biasa."

Williams dalam dua tahun terakhir ini kewalahan bersaing dengan rival-rivalnya hingga terpuruk di papan bawah Formula 1.

Mereka belum pernah menang lagi di balapan sejak 2012 dan gagal mencetak satu poin pun tahun ini.

sumber : antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA