Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Legenda MU Kritik Maguire yang Akrabi Lawan Usai Derbi

Rabu 16 Dec 2020 15:26 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Kapten Manchester United Harry Maguire.

Kapten Manchester United Harry Maguire.

Foto: AP/Dave Thompson
Aroma membara biasanya tercipta di masa lalu pada setiap derbi Manchester.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Legenda Manchester United (MU) Rio Ferdinand mengingatkan kapten MU Harry Maguire tentang cara bargaul dengan lawan pasca-pertandingan. Itu setelah Ferdinand melihat Maguire terlihat akrab dengan lawan pada laga derbi Manchester yang berakhir imbanbg 0-0.

Banyak pakar dan pendukung kesal melihat kedua pemain bersikap ramah dan bersahabat pasca-pertandingan. Hal tersebut dinilai sangat berbeda dengan aroma semangat membara yang tercipta di masa lalu pada setiap derbi.

"Membosankan derbi Manchester. Biasanya ada dorongan dan dorongan, biasanya ada beberapa jarum dalam permainan, beberapa gol. Ini hanya borefest 0-0, dan pada akhirnya pelukan,” kata Ferdinand dilansir dari Tribalfootball, Rabu (16/12).

Ferdinand menegaskan generasi saat ini berbeda. Sedangkan di masanya bermain, sikap ramah tak akan terlihat pada laga derbi, termasuk melawan Liverpool. Ferdinand tak menyukai lama-lama berada di lapangan dan tak ingin bertemu dengan penggemar City selama satu pekan. Namun setelah itu persahabatan kembali terjalin.

Ferdinand lalu bersikap baik dengan seluruh pemain City, seperti Vincent Kompany, Joe Hart, dan Gareth Barry. Sikap ramah tak akan tampak pada laga derbi karena di sana adalah persaingan. Kendati demikian, ia mengeri bahwa generasi sekarang berbeda dengan masa lalu.

"Saya tidak akan pernah lupa, dan inilah yang harus terjadi. Ketika saya bermain untuk Manchester United, derbi Manchester pertama yang saya mainkan adalah di Maine Road, stadion tua Man City,” kenang pemain yang berposisi sebagai bek.

Ferdinand mengenang waktu itu MU kalah 1-3. Dan ketika masuk ke ruang ganti, Ferdinand merasakan suasana kemarahan karena melihat striker MU Ruud van Nistelrooy masuk ke ruang ganti City untuk bertukar kaos. Tindakan Nistelrooy juga membuat pelatih MU Sir Alex Ferguson naik pitam.

“ 'Jangan pernah kamu masuk ke ruang ganti setelah derbi dengan kemeja milik mereka. Selamanya. Jangan membawanya ke ruang ganti ini!,” ungkap Ferdinand tentang kemarahan Ferguson.

Sejak saat itu, Ferdinand menyadari persaingan kedua tim selalu panas dan bertukar kaos tidak terjadi. Ia bertanya-tanya apakah hukum yang sama sedang diterapkan oleh klub saat ini.

Mungkin sikap ramah Maguire merupakan sikap yang bagus. Namun apakah di dalam tim ada yang mengingatkan tidak boleh melakukannya di lapangan atau di ruang ganti. "Siapa orang yang memberitahunya? Itulah bedanya,” kata Ferdinand menegaskan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA