Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Spurs Diharapkan Lebih Hati-Hati Hadapi Tim Nonunggulan

Selasa 15 Dec 2020 16:14 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho.

Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho.

Foto: AP/Andreas Schaad
Spurs kerap kehilangan poin penuh kala menghadapi lawan yang dinilai lebih kecil.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sejak dibekap Everton, 0-1, di laga pembuka Liga Primer Inggris, pertengahan September 2020 lalu, Tottenham Hotspur tidak lagi menoleh ke belakang. The Lilywhites selalu menemukan cara untuk memetik poin di 11 laga berikutnya.

Total, tujuh kemenangan dan empat hasil imbang dicatatkan Spurs di 11 laga terakhir Liga Primer Inggris musim ini. Hanya kehilangan delapan poin dari maksimal raihan 33 poin dari 11 laga, Spurs berhak menempati peringkat teratas klasemen sementara dengan koleksi 25 poin dan unggul selisih gol dari Liverpool, yang berada di peringkat kedua.

Baca Juga

Di bawah kendali Jose Mourinho, Spurs menjadi salah satu kandidat terkuat dalam perebutan titel Liga Primer musim ini. Spurs menggenggam rekor apik saat berhadapan dengan anggota the Big Six di awal Liga Primer. Harry Kane dan kawan-kawan berhasil mengalahkan Manchester City, Manchester United, Arsenal, dan menahan imbang Chelsea. Namun, di sisi lain, Spurs justru kerap kehilangan raihan poin penuh kala menghadapi lawan-lawan yang dinilai lebih kecil.

Tiga dari empat hasil imbang di Liga Primer musim ini dipetik Spurs kala menghadapi tim-tim yang tidak diunggulkan. Setelah ditahan imbang Newcastle United dan West Ham United, Spurs gagal memetik poin penuh usai ditahan imbang Crystal Palace, 1-1, pada pekan ke-12 Liga Primer Inggris, Ahad (13/12) akhir pekan lalu.

Pelatih Spurs, Jose Mourinho, sebenarnya sudah meminta anak-anak asuhnya untuk mewaspadai kejutan yang bisa dihadirkan tim-tim non-unggulan tersebut. Mourinho pun memberi contoh di laga kontra Palace. Di laga tersebut, Spurs sudah unggul saat laga menginjak menit ke-23. Namun, gawang Spurs kebobolan kala laga tinggal tersisa sembilan menit lagi.

''Penampilan kami cukup baik pada 45 menit awal, tapi tidak antara menit ke-45 hingga ke-74. Kemudian bisa sedikit lebih baik pada 15 menit akhir. Saya harus memuji penampilan Palace di laga tersebut. Saya harus akui, para pemain tak dapat menerapkan apa yang saya instruksikan. Selepas pergantian babak, mereka malah melakukan hal sebaliknya dari yang saya minta. Kami harus bisa menyelesaikan laga lebih cepat,'' jelas Mourinho seperti dilansir Sportskeeda, Selasa (14/12).

Dengan kata lain, Mourinho meminta anak-anak asuhnya untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan tetap disiplin dengan rencana permainan saat menghadapi tim-tim yang tidak difavoritkan untuk meraih kemenangan. Kerap kehilangan poin saat menghadapi tim yang relatif lebih lemah tentu akan memperberat langkah Spurs dalam membidik titel Liga Primer, terutama saat kompetisi memasuki fase-fase akhir.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA