Selasa 15 Dec 2020 11:01 WIB

Bus Pariwisata Masuk Jurang di Jalur Gentong Tasikmalaya

Kecelakaan terjadi pukul 01.30 WIB, ketika cuaca di lokasi sedang hujan.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Friska Yolandha
Proses evakuasi bus masuk ke dalam jurang di Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (15/12).
Foto: istimewa
Proses evakuasi bus masuk ke dalam jurang di Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (15/12).

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan tunggal di Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (15/12) dini hari. Bus yang membawa 29 penumpang, termasuk dua balita, itu ke dalam jurang karena sopir hilang kendali.

Kepala Unit Lalu Lintas, Polsek Kadipaten, Polresta Tasikmalaya, Iptu Edi Suprayitno mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa sekira pukul 01.30 WIB. Ketika itu, cuaca di lokasi sedang hujan. Lantaran jalan licin, sopir diduga hilang kendali akan kendaraannya. 

"Karena licin, bus masuk jurang," kata dia, Selasa.

Beruntung, bus yang membawa wisatawan asal Bandung menuju Pangandaran, itu tak terperosok ke dalam jurang. Bus tertahan pohon di sisi jurang, sehingga tak sampai masuk dasar.

Edi mengatakan, bus itu membawa 29 penumpang termasuk dua orang balita. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. 

"Alhamdulillah tak ada korban. Semua penumpang jumlahnya 29 termasuk dua balita," kata dia.

Menurut dia, para penumpang sempat syok setelah kejadian. Namun, sopir bus itu menghubungi perusahaan otobus untuk mengirim kendaraan pengganti. 

"Penumpang naik mobil pengganti," kata dia.

Edi mengatakan, petugas masih melakukan evakuasi bus di lokasi kejadian hingga Selasa pagi. Sebab, proses evakuasi memerlukan beberapa kendaraan penarik untuk mengankat bus dari sisi jurang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement