Selasa 15 Dec 2020 01:30 WIB

William dan Kate Bantu Lejitkan Kartunis Cilik Inggris

Kartunis cilik menggambar kereta kerajaan jelang tur William-Kate keliling Inggris.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Reiny Dwinanda
 Pangeran Inggris William dan Kate Middleton meninggalkan Batley Community Center, Batley, Inggris, Senin 7 Desember 2020, setelah bertemu dengan sukarelawan yang telah mendukung anggota lansia komunitas selama wabah virus corona, pada hari kedua dari tiga hari. tur ke seluruh negeri. Selama tur, William dan Kate akan mengunjungi komunitas, individu luar biasa, dan pekerja kunci untuk berterima kasih atas upaya mereka selama pandemi virus corona.
Foto: AP/Danny Lawson/PA
Pangeran Inggris William dan Kate Middleton meninggalkan Batley Community Center, Batley, Inggris, Senin 7 Desember 2020, setelah bertemu dengan sukarelawan yang telah mendukung anggota lansia komunitas selama wabah virus corona, pada hari kedua dari tiga hari. tur ke seluruh negeri. Selama tur, William dan Kate akan mengunjungi komunitas, individu luar biasa, dan pekerja kunci untuk berterima kasih atas upaya mereka selama pandemi virus corona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pangeran William dan Kate Middleton punya andil cukup besar dalam melejitkan nama kartunis cilik Joe Whale. Keduanya pertama kali mengenal doodle kreasi Whale di Instagram.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas Whale, William dan Kate membayar untuk membuat gambar kereta kerajaan menjelang tur keliling Inggris pekan lalu. Selama ratusan tahun, sudah menjadi tradisi bahwa tur paling bersejarah itu diilustrasikan oleh oleh seorang seniman.

Baca Juga

Alih-alih mempekerjakan pelukis kenamaan, William dan Kate justru memilih Joe, ‘Doodle Boy’ berusia 10 tahun. Sejak menerima proyek besar itu, Whale melangkah semakin jauh di dunia kreatif.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Joe whale (@thedoodleboy.co.uk)

Gambar hitam putih dari kereta kerajaan dan pesan terima kasihnya kepada para pekerja esensial membuatnya mendapat jutaan penggemar baru dari berbagai penjuru dunia. Sebagai pendukung dunia seni, surat kabar Inggris, The Sun, menugaskan ‘Doodle Boy’ untuk membuat gambar hitam putih asli bagi pembacanya.

Whale hanya membutuhkan waktu 40 menit untuk menyelesaikan gambar itu . Dia mengatakan, inspirasinya datang setelah meletakkan beberapa cerita terbaik dari pekan ini.

“Seperti lelucon anjing yang mengenakan pakaian Santa dan jackpot lotre terbesar yang pernah ada. Lalu aku membiarkan imajinasiku melakukan sisanya,” kata anak muda berbakat yang kerap mendapat masalah dengan gurunya karena mencorat-coret buku matematikanya itu.

Gambar kereta kerajaan hanyalah permulaan untuk Joe. Meskipun masih duduk di sekolah dasar, dia memiliki agen lisensi yang bersertifikat di Los Angeles, Amerika Serikat. Agen itu telah mendapatkan kesepakatan di seluruh dunia untuk sebuah buku cerita dan buku gambar yang akan keluar tahun depan.

Emoji-emoji buatannya berkesempatan untuk dijual di App Store dan Android. Sebuah perusahaan pakaian juga sedang dalam pembicaraan untuk menggunakan kreasinya yang tampak hidup. Whale mengaku ingin menyimpan uang yang dihasilkannya untuk pendidikannya kelak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement