Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Arsenal Cetak Rekor Kekalahan Kandang Beruntun

Senin 14 Dec 2020 14:59 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Pierre-Emerick Aubameyang dari Arsenal bereaksi setelah dia mencetak gol bunuh diri selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Arsenal dan Burnley di Stadion Emirates di London, Inggris, Ahad 13 Desember 2020.

Pierre-Emerick Aubameyang dari Arsenal bereaksi setelah dia mencetak gol bunuh diri selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Arsenal dan Burnley di Stadion Emirates di London, Inggris, Ahad 13 Desember 2020.

Foto: AP/Laurence Griffiths/POOL Getty
Arsenal menyamai rekor laga kandang terburuk sejak Desember 1959.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Arsenal kembali menelan kekalahan kandang saat menjamu Burnley dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Emirates, London, Ahad (13/12). Laga itu membuat Arsenal mencatatkan empat kekalahan di laga kandang secara beruntun.

Catatan itu menyamai rekor laga kandang terburuk sejak Desember 1959. Rekor tersebut pun diperkirakan akan menambah tekanan bagi pelatih Arsenal, Mikel Arteta.

Dilansir dari laman Sportsmole, Senin (14/12), Arsenal kalah dari gol bunuh diri Pierre-Emerick Aubameyang pada menit 73. Dalam laga itu pun Arsenal harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah dari wasit untuk Granit Xhaka.

Pencurian tiga poin di kandang Arsenal pun sebelumnya sudah dilakukan oleh Leicester City, Aston Villa, dan Wolverhampton Wanderers. Kekalahan dari Burnley membuat the Gunners menyamai rekor kekalahan kandang 61 tahun silam.

Arsenal hanya mengumpulkan 13 poin dari 12 pertandingan pembuka di Liga Primeer musim 2020/2021. Posisi Arsenal berada di urutan ke-15 klasemen sementara.

Kini Arteta tengah mempersiapkan laga kandang berikutnya melawan Southampton pada Rabu (16/12) waktu setempat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA