Thursday, 10 Ramadhan 1442 / 22 April 2021

Thursday, 10 Ramadhan 1442 / 22 April 2021

PSG Ditumbangkan Lyon, Neymar Cedera

Senin 14 Dec 2020 05:51 WIB

Red: Israr Itah

Penyerang Paris Saint Germain (PSG) Kylian Mbappe dijaga para pemain Olympique Lyon. PSG takluk 0-1 dari Lyon dalam lanjutan Ligue 1 Prancis.

Penyerang Paris Saint Germain (PSG) Kylian Mbappe dijaga para pemain Olympique Lyon. PSG takluk 0-1 dari Lyon dalam lanjutan Ligue 1 Prancis.

Foto: EPA-EFE/YOAN VALAT
PSG turun ke posisi ketiga dengan perolehan 28 poin, terpaut satu angka dari Lyon.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Olympique Lyonnais sukses memecundangi Paris Saint-Germain (PSG) 1-0 di kandangnya sendiri dalam laga penutup pekan ke-14 Liga Prancis yang berlangsung di Stadion Parc des Princes, Senin (14/12) dini hari WIB. Atas hasil ini PSG harus turun ke posisi ketiga dengan perolehan 28 poin atau terpaut satu angka dari Lille dan Lyon yang masing-masing berada di urutan pertama dan kedua.

Selain gagal kembali duduk di puncak klasemen, kekalahan ini juga harus dibayar mahal. Sebab mega bintang mereka, Neymar, mengalami cedera di pengujung laga.

Neymar terlihat menangis kesakitan di bagian angkle ketika berduel dengan Thiago Mendes. Dalam tayangan VAR, Mendes menggunting kaki Neymar saat mencoba merebut bola dari pemain Brazil tersebut. Mendes pun diganjar kartu merah oleh wasit Beniot Bastien.

Baca Juga

Pada babak pertama Lyon yang bertindak sebagai tim tamu mampu mengimbangi permainan tempo cepat PSG. Ketenangan lini belakang juga menjadi kunci meredam serangan bergelombang Neymar dan kawan-kawan.

Dibangkucadangkannya Kylian Mbappe juga memengaruhi permainan PSG yang selalu berpusat pada pergerakan Neymar baik saat merancang serangan maupun menjadi pemantul bola. Strategi ini dibaca pelatih Rudi Garcia yang mengintruksikan para pemainnya bermain tenang dan mengunci pergerakan Neymar agar tak leluasa bergerak menusuk ke jantung pertahanan.

photo
Penyerang PSG Neymar cedera setelah dilanggar pemain Olympique Lyon Thiago Mendes. - (EPA-EFE/YOAN VALAT)
Namun ketatnya penjagaan kepada Neymar menyisakan ruang kosong bagi Alessandro Florenzi di sektor kanan. Ia sempat mengancam gawang Lyon saat menerima umpan silang Marco Veratti, sayang sepakan volinya masih terlalu melebar dan sulit dijangkau Moise Kean.

Lyon yang mengandalkan serangan balik membalasnya melalui aksi Tinotenda Kadewere. Beruntung, sepakannya di tengah kotak penalti masih bisa ditepis kiper PSG, Keylor Navas.

PSG justru harus memungut bola dari sarangnya pada menit ke-35. Berawal dari kesalahan Kimpembe yang berniat mengirimkan operan, bola malah terlalu mengarah ke Toko Ekambi dan diselesaikan Tinotenda Kadewere lewat sepakan mendatar.

Neymar mencoba mengelabui kiper Lyon dalam situasi tendangan sudut. Ia melepaskan umpan yang langsung mengarah ke gawang, sayangnya bola masih menyentuh jala gawang luar.

Jelang babak pertama berakhir, kiper Lyon Anthony Lopez membuat penyelamatan gemilang saat menahan sepakan voli Florenzi yang berdiri tanpa pengawalan. Bola kencang depan muka masih bisa ditepis Lopez.

Pada babak kedua, PSG mendominasi penguasaan bola. Pelatih Thomas Tuchel juga memasukkan Kylian Mbappe untuk menambah daya gedor di lini depan. Sejumlah peluang tercipta, namun lagi-lagi Lopez mampu menggagalkan kesempatan demi kesempatan itu.

Sebaliknya Lyon tetap disiplin menjaga garis pertahanan sendiri dan tak terpancing bermain terbuka. Mereka banyak menunggu untuk melakukan serangan balik dengan mengandalkan kecepatan Toko Ekambi dan Kadewere.

Pada pengujung babak kedua, Mbappe menciptakan peluang berbahaya pertamanya. Sayang, sepakannya dari luar kotak penalti masih menyamping tipis di sisi kiri gawang Anthony Lopez. Hingga bubaran skor 1-0 untuk kemenangan Lyon atas tuan rumah PSG tetap bertahan.

Pada pekan berikutnya, PSG akan bertemu Lorient di Parc des Princes Kamis (17/12) dini hari WIB, sementara Lyon akan menjamu Brest.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA