Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Terpapar Covid-19, Dirut RS Ummi Dirawat di RSUD Kota Bogor

Jumat 11 Dec 2020 11:52 WIB

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Esthi Maharani

RS Ummi di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor tempar Habib Rizieq Shihab dirawat, Kamis (26/11).

RS Ummi di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor tempar Habib Rizieq Shihab dirawat, Kamis (26/11).

Foto: Istimewa
Dirut Rumah Sakit Ummi Bogor, Andi Tatat terpapar Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Dirut Rumah Sakit Ummi Bogor, Andi Tatat terpapar Covid-19. Hal itu dibenarkan oleh Direktur Umum RS Ummi, Najamuddin.

"Iya mohon doanya, semoga beliau cepat sembuh," kata Najamuddin ketika dikonfirmasi, Jumat (11/12).

Meski demikian, Najamudin belum bisa menjelaskan secara rinci terkait kronologi dan dari mana Andi Tatat terpapar Covid-19. Dia mengatakan, akan segera memberitahu perkembangan kondisi Dirut RS Ummi tersebut.

Diketahui, Andi Tatat dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Kota Bogor sejak empat hari lalu. Berdasarkan informasi yang didapat Najamuddin, hasil swab Andi Tatat keluar pada Selasa (8/12) malam ketika kondisinya semakin memburuk.

"Kalau saya baru tahu hari Rabu paginya. Kemungkinan keluar hasilnya Selasa malam kemarin," sambung Najamudin.

Sebelumnya, diberitakan Dirut RS Ummi Kota Bogor, Andi Tatat terkonfirmasi positif Covid-19. Berita tersebut tersebar melalui pesan berantai yang mengatakan Andi Tatat dirawat di RSUD Kota Bogor. Pesan tersebut berbunyi ‘Izin melaporkan, dr. Andi Tatat direktur RS Ummi positif Covid. Sudah 4 hari dirawat di RS Ummi dan pagi ini dapat info kondisi memburuk ARDS dirujuk ke ICU RSUD’.

Pesan itu juga dibenarkan oleh Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Namun, Bima Arya mengaku tidak bisa menyampaikan rekam medik dari Andi Tatat.

"Betul. Dokter Andi dirawat di ICU RSUD sejak semalam. Untuk rekam mediknya silahkan konfirmasi ke pihak keluarga atau RS saja. Saya tidak bisa sampaikan itu," kata Bima Arya.

Untuk kepastiannya, kata Bima Arya, pihak keluarga yang berhak untuk mengumumkan berita mengenai positifnya Dirut RS Ummi itu. "Silahkan tanya ke keluarga. Saya tidak bisa membuka medik pasien," tegasnya.

Namun, Bima Arya memastikan, Satgas Covid-19 Kota Bogor sudah menempuh langkah-langkah koordinatif bersama dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Kota Bogor. Selain itu, dia juga meminta agar RSUD Kota Bogor memberikan layanan terbaik untuk Andi Tatat.

"Untuk lakukan langkah - langkah yang diperlukan sesuai dengan protokol kesehatan. Kita doakan dr. Andi segera pulih," tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA