Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Ibu Kota Mau Pindah, Penduduk di Penajam Meningkat

Jumat 11 Dec 2020 06:35 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Mobil yang membawa Presiden Joko Widodo melewati jalan berlumpur saat meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019).

Mobil yang membawa Presiden Joko Widodo melewati jalan berlumpur saat meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019).

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Peningkatan jumlah penduduk mencapai lebih dari 100 ribu jiwa.

REPUBLIKA.CO.ID, PENAJAM  -- Penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terus bertambah dipengaruhi rencana pindahnya ibu kota negara Indonesia dari Jakarta ke daerah itu. Ada peningkatan sekitar 100 ribu jiwa dibandung tahun lalu.

"Tercatat jumlah penduduk terus bertambah," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara, Suyanto ketika ditemui di Penajam, Kamis.

Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat data pelayanan sampai saat ini jumlah penduduk mencapai sekitar 185 ribu jiwa, dibanding 2019 berjumlah 173.671 jiwa.
Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Penajam Paser Utara sepanjang 2020 menurut Suyanto, meningkat sekitar 17 atau 18 persen.

Pertambahan penduduk tersebut lanjut ia, seiring pemindahan ibu kota negara Indonesia di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.  Adapun data kependudukan bersih Kabupaten Penajam Paser Utara yang tercatat di Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri, per tanggal 31 Juni 2020 sebanyak 175.871 jiwa.

"Ada selisih sekitar 10.000 jiwa antara data penduduk bersih tercatat di Kemendagri dengan data pelayanan yang tercatat di Disdukcapil," ungkap Suyanto.

"Pemicu bertambahnya penduduk di Kabupaten Penajam Paser Utara karena rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia yang telah diumumkan pemerintah pusat," tambahnya.

Arus urbanisasi kata Suyanto, tidak bisa terbendung sejak Kabupaten Penajam Paser Utara ditetapkan sebagai calon ibu kota negara Indonesia yang baru. "Kami lakukan antisipasi lonjakan urbanisasi yang diprediksi penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara akan terus bertambah," ucapnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA