Rabu 09 Dec 2020 15:52 WIB

Terdampak Angin Kencang, Sejumlah TPS di Cianjur Dialihkan

TPS yang dialihkan diantaranya TPS 17, 6, dan 7 Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur.

Rep: riga nurul iman / Red: Hiru Muhammad
Bencana angin kencang yang melanda Kabupaten Cianjur berdampak pada pelaksanaan pilkada serentak Kabupaten Cianjur, Rabu (9/12). Di mana ada sejumlah pelaksanaan pilkada yang awalnya ditenda atau luar gedung terpaksa dialihkan ke dalam ruangan karena tenda rusak akibat angin kencang.
Foto: istimewa
Bencana angin kencang yang melanda Kabupaten Cianjur berdampak pada pelaksanaan pilkada serentak Kabupaten Cianjur, Rabu (9/12). Di mana ada sejumlah pelaksanaan pilkada yang awalnya ditenda atau luar gedung terpaksa dialihkan ke dalam ruangan karena tenda rusak akibat angin kencang.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR--Bencana angin kencang yang melanda Kabupaten Cianjur berdampak pada pelaksanaan pilkada serentak Kabupaten Cianjur, Rabu (9/12). Di mana ada sejumlah pelaksanaan pilkada yang awalnya ditenda atau luar gedung terpaksa dialihkan ke dalam ruangan karena tenda rusak akibat angin kencang.

Sejumlah TPS yang dialihkan diantaranya TPS 17, 6, dan 7 Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur. "TPS yang terdampak bencana terpaksa dipindah," ujar Ketua PPS Desa Sukamaju Indra Permana kepada wartawan.

Di mana terang dia, ada sebanyak lima TPS yang terdampak angin kencang pada Selasa (8/1). Dari jumlah itu hanya dua TPS yang kembali berhasil dibangun dan tiga TPS dialihkan.

Sehingga kata Indra, di Desa Sukamaju ini selain yang terdampak, banyak juga yang dialihkan ke gedung karena cuaca tidak mendukung. Pemindahan serupa juga dilakukan di tempat lain seperti TPS di Kecamatan Cibeber dan di Kecamatan Cidaun yang dialihkan ke aula desa.

Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Ridwan Abdullah menerangkan, dampak cuaca ekstrem yang terjadi sejak Selasa malam hingga Rabu pagi membuat banyak TPS yang rusak hingga roboh. Oleh karenanya perlu dilakukan pemindahan ke lokasi lain. "Pengalihan TPS bisa dilakukan jika memang kondisi tidak memungkinkan dan KPPS ataupun PPS harus berkoordinasi dengan PPK," kata Ridwan. Berikutnya harus diumumkan kepada pemilih jika ada pengalihan TPS.

Ridwan menuturkan, secara keseluruhan pelaksanaan pemungutan suara masih berjalan lancar dan protokol kesehatan pun dijalankan. Dalam pantaunnya tidak ada penumpukan karena pemilih dibagi waktunya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement