Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Gubernur Jabar Sebut Kabupaten Bandung Indikator Pemilu

Rabu 09 Dec 2020 12:25 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Andi Nur Aminah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kiri) berbincang dengan sejumlah saksi saat meninjau pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di TPS 5, Jalan Raya Gading Tutuka, Soreang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (9/12). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan peninjauan ke beberapa tempat pemungutan suara guna memastikan kelancaran, keamanan dan penggunaan hak suara oleh masyarakat pada Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Bandung. Foto: Abdan Syakura/Republika

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kiri) berbincang dengan sejumlah saksi saat meninjau pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di TPS 5, Jalan Raya Gading Tutuka, Soreang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (9/12). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan peninjauan ke beberapa tempat pemungutan suara guna memastikan kelancaran, keamanan dan penggunaan hak suara oleh masyarakat pada Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Bandung. Foto: Abdan Syakura/Republika

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Menjadi indikator karena daerah ini angka pemilihnya terbesar di Jabar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Terdapat delapan kota/kabupaten di Jawa Barat yang melaksanakan Pemilu Serentak pada Rabu (9/12). Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun memantau langsung proses Pemilu di TPS 8, Desa Mekarwangi, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. 

Ridwan Kamil menyebut Kabupaten Bandung menjadi indikator keberhasilan Pemilu di Jawa Barat. Hal ini karena jumlah penduduk yang memiliki hak pilih di Kabupaten Bandung terbesar di Jawa Barat dengan angka 2.356.412 pemilih. "Sisi indeks untuk pemilu ini termasuk yang perlu diwaspadai dan jumlah pemilihnya juga paling banyak," kata Emil, sapaannya. 

Baca Juga

Emil menyebut setidaknya ada dua kawasan yang menjadi perhatiannya untuk menjaga protokol kesehatan selama pengambilan suara. Seperti daerah perkotaan di Kecamatan Soreang dan daerah pedesaan di Kecamatan Pasirjambu. 

"Secara umum prosedur sudah baik. Yang datang cuci tangan dulu, kemudian di tes suhu, pakai sarung tangan plastik disediakan dalam prosedur di dalamnya. Kemudian pada petugas ditambah dengan faceshield untuk menguatkan prosedur kesehatan," kata Emil.

Emil mengapresiasi warga yang memiliki antusias tinggi untuk datang ke TPS. Dia menyebut sempat berbincang dengan masyarakat dan mengakui rata-rata sudah paham dengan pasangan calon kepala daerahnya. "Mudah mudahan ini mewakili tingkat partisipasi yang kita harapkan, diatas 77,5 persen," kata Emil.

 

 

 
 

BERITA LAINNYA