Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

MA Tolak Pemakzulan Bupati Jember Faida

Selasa 08 Dec 2020 21:17 WIB

Red: Ratna Puspita

Juru bicara Mahkamah Agung (MA) Andi Samsan Nganro

Juru bicara Mahkamah Agung (MA) Andi Samsan Nganro

Foto: Republika/Prayogi
MA menyatakan Faida telah menindaklanjuti rekomendasi setelah melanggar administrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mahkamah Agung menolak permohonan hak uji pendapat DPRD Jember untuk memakzulkan Bupati Jember Faida. Sebab, MA menilai kesalahan yang diperbuat bupati perempuan pertama di Jember itu telah diperbaiki.

Pertimbangan majelis hakim adalah Faida telah menindaklanjuti rekomendasi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Komisi Aparatur Sipil Negara dan Gubernur Jawa Timur setelah melanggar ketentuan administrasi."Dengan demikian usulan pemberhentian Bupati Jember dari DPRD kabupaten Jember tidak beralasan hukum," ujar Juru bicara Mahkamah Agung Andi Samsan Nganro melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (8/12).

Perkara yang masuk ke Mahkamah Agung pada 16 November 2020 tersebut diperiksa oleh Hakim Agung Supandi, Is Sudaryono dan Yodi Martono Wahyunadi. Sebelumnya Bupati Jember Faida dinilai telah melanggar sumpah dan janji jabatan serta melanggar sejumlah ketentuan dalam perundang-undangan sehingga tujuh fraksi di DPRD Jember sepakat untuk mengusulkan pemberhentian.

Baca Juga

DPRD Jember dalam mengajukan berkas ke Mahkamah Agung juga menyertakan 33 alat bukti yang dinilai kuat untuk memakzulkan bupati yang akan berkompetisi lagi dalam Pilkada Serentak 2020 itu dari jalur perseorangan. Sementara ketentuan pemberhentian kepala daerah atau wakil kepala daerah diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, di antaranya pemberhentian kepala daerah dapat diusulkan kepada presiden berdasarkan putusan Mahkamah Agung atas pendapat DPRD bahwa kepala daerah dinyatakan melanggar sumpah janji jabatan, tidak melaksanakan kewajiban.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA