Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Sebelum Dimasak, 5 Makanan Ini tak Perlu Dicuci

Senin 07 Dec 2020 00:27 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Friska Yolandha

Mencuci bahan makanan sebelum memasak kerap dilakukan untuk menjaga kebersihan masakan. Namun, tidak semua bahan makanan perlu dicuci sebelum dimasak.

Mencuci bahan makanan sebelum memasak kerap dilakukan untuk menjaga kebersihan masakan. Namun, tidak semua bahan makanan perlu dicuci sebelum dimasak.

Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto
Mencuci bahan di bawah ini hanya akan membuat bakteri menempel di wastafel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mencuci bahan makanan sebelum memasak kerap dilakukan untuk menjaga kebersihan masakan. Dengan dicuci, diharapkan kuman-kuman dan kotoran yang menempel pada bahan makanan bisa dihilangkan sehingga tidak mengontaminasi masakan.

Akan tetapi, ternyata tidak semua bahan makanan perlu dicuci sebelum dimasak. Berikut ini adalah lima bahan makanan di antaranya, seperti dilansir WebMD.

1. Unggas

Daging unggas mentah memang terasa berlendir saat dipegang. Tak heran bila banyak orang memilih untuk mencuci daging unggas sebelum memasaknya. Akan tetapi, USDA mengungkapkan bahwa lebih aman untuk membunuh bakteri pada daging unggas ketika daging tersebut dimasak.

Sebuah studi pernah dilakukan untuk melihat bagaimana dampak dari daging unggas mentah yang dicuci sebelum dimasak. Studi menemukan bahwa 60 persen bakteri dari daging ayam mentah menempel di wastafel sesudahnya dan sekitar 26 persen bakteri menempel di selada yang dicuci di tempat yang sama.

2. Telur

Sesaat sebelum ayam bertelur, ada lapisan tipis yang muncul untuk melindungi cangkang telur. Lapisan tipis ini berfungsi untuk menjaga agar bakteri tidak masuk ke dalam pori-pori kecil di cangkang telur.

Produsen telur komersial biasanya sudah membersihkan telur dengan cara tertentu sehingga lapisan tipis tersebut tetap ada di cangkang telur. Mencuci telur di rumah dinilai tak membersihkan kuman dari cangkang, tetapi justru membuat telur lebih rentan dimasuki oleh kuman.

3. Daging Merah

Mencuci daging merah mentah tidak bisa benar-benar menghilangkan bakteri yang ada di daging tersebut. Beberapa bakteri berada di dalam serat-serat daging sehingga tak akan terjagkau air. Dan seperti mencuci daging unggas mentah, mencuci daging merah mentah juga berpotensi membuat kuman-kuman yang terbawa air mengontaminasi area wastafel dapur.

Cara teraman untuk menyingkirkan kuman dari daging merah adalah dengan memasaknya. Pastikan temperatur di dalam daging mencapai setidaknya suhu 145 derajat Fahrenheit atau sekitar 62 derajat Celsius.

4. Jamur

Jamur memiliki sifat yang sedikit seperti spons, yaitu dapat menyerap air. Ketika dicuci, jamur mungkin tak hanya menyerap air tetapi juga kuman yang ada di dalam air tersebut.

Sebaiknya gunakan kain bersih yang basah untuk membersihkan permukaan jamur. Namun bila jamur yang digunakan adalah jamur yang berasal dari hutan, seperti jamur morels, sebaiknya rendam jamur di dalam air garam hangat kuku selama 30 menit. Setelah itu, bersihkan jamur dengan air yang bersih sampai semua kotoran hilang.

5. Ikan

Sama seperti daging unggas dan daging merah mentah, mencuci ikan mentah juga berpotensi menyebarkan bakteri ke area tempat mencuci. Akan tetapi, anjuran ini tidak berlaku untuk jenis makanan laut lain seperti remis, tiram, kerang, dan kerang kipas-kipas yang didapatkan dalam kondisi segar. Jenis-jenis makanan laut segar ini mungkin masih dalam kondisi yang kotor oleh pasir dan lumpur sehingga perlu dicuci terlebih dahulu sebelum dimasak.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA