Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Menang dari Fulham, Guardiola Bicara Soal Gelar Liga Inggris

Ahad 06 Dec 2020 04:12 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Akbar

Pep Guardiola

Pep Guardiola

Foto: EPA-EFE/Tim Keeton
Laga melawan Fulham merupakan pertandingan ke-700 Guardiola sebagai pelatih.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER — Pelatih Manchester City Pep Guardiola yakin perburuan gelar Liga Inggris musim ini akan lebih terbuka daripada sebelumnya.

Itu disampaikan Guardiola usai City meraih kemenangan 2-0 atas Fulham, di Stadion Etihad, Sabtu (5/12) malam WIB. Kemenangan tersebut membuat mereka duduk di posisi keempat klasemen.

Setelah berjuang dengan ketidakkonsistenan musim ini, City mulai merangkak naik ke posisi puncak. Raheem Sterling dan kawan-kawan kini tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen Tottenham Hotspur.

"Di musim pertama saya, Chelsea mendominasi dan tiga musim berikutnya adalah kami dan Liverpool, kami menguasai liga. Tapi Leicester datang ke sini dan mencetak lima gol dan kemudian pekan ini kalah melawan Fulham, yang baru saja kami kalahkan. Ini seperti Liga Inggris, semua orang bisa mengalahkan semua orang,” kata Guardiola dilansir dari BBC.

Bulan ini, lanjutnya, timnya fokus kepada dua kompetisi yaitu Liga Champions dan Liga Inggris. City memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Sehingga mereka bisa mengistirahatkan beberapa pemain agar lebih fokus ke liga domestik.

City bermain menekan sejak pertandingan dimulai. Sedangkan Fulham menghabiskan laga dengan bertahan. Kekalahan ini membuat The Cottagers tetap berada di urutan ke-17 klasemen, satu poin lebih baik dari West Brom dan Burnley.

Laga tersebut merupakan pertandingan ke-700 Guardiola sebagai pelatih. Dalam catatan tersebut, pelatih asal Spanyol tersebut meraih 29 tropi utama dalam 11 musim, dua gelar Liga Inggris bersama City diantaranya.

Performa tak konsisten City musim ini mendatangka banyak pertayaan apakah mereka bisa merebut kembali mahkota Liga Inggris yang jatuh ke tangaj Liverpool. Namun perlahan mereka mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya.

“Kami berjuang di awal musim karena berbagai alasan. Sekarang empat pertandingan, empat clean sheet. Sangat penting bagi kami untuk menjaga soliditas ini," katanya.

Mengenai jalannya pertandingan, Guardiola menilai dalam 20 menit terakhir, timnya terlalu banyak kehilangan bola. Bagi dia itu adalah masalah. Maka dari itu, ia akan mendorong pemainnya melakukan hal sederhana lebih baik untuk laga berikutnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA