Jumat 04 Dec 2020 23:30 WIB

Pemkab Magetan Laporkan 562 Warga Sembuh dari Covid-19

Pemkab Magetan sebut ada tambahan 7 pasien Covid-19 sembuh

Siswa di Magetan mengikuti pelajaran sekolah dengan terapkan protokol kesehatan akiba Covid-19.
Foto: Antara
Siswa di Magetan mengikuti pelajaran sekolah dengan terapkan protokol kesehatan akiba Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGETAN -- Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyatakan jumlah warga setempat yang sembuh dari infeksi virus corona bertambah tujuh orang, sehingga total kasus sembuh mencapai 562 orang pada Jumat 4 Desember 2020.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magetan, tambahan tujuh pasien sembuh tersebut berasal dari sejumlah kecamatan di Magetan.

"Sembuhnya tujuh warga Magetan hari ini merupakan kabar baik yang harus kita syukuri, meskipun masih ada kasus terkonfirm positif," ujar Kepala Diskominfo Kabupaten Magetan Saif Muchlissun dalam keterangannya di Magetan, Jumat malam.

Sesuai data, tujuh pasien sembuh pada Jumat (4/12) berasal dari pasien nomor 593 (Kecamatan Lembeyan), pasien ke-607 (Sukomoro), pasien ke-606 (Sukomoro), pasien ke-595 (Sukomoro), pasien ke-604 (Karangrejo), pasien ke-623 (Karangrejo), dan pasien ke-621 (Ngariboyo).

Selain tujuh kasus sembuh, Pemkab Magetan juga mencatat tambahan satu kasus terkonfirmasi pada Jumat (4/12).

Satu kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut terdaftar sebagai pasien ke-670 berinisial SS (66) warga Kecamatan Ngariboyo.

Meski pasien sembuh bertambah, Pemkab Magetan meminta warganya tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan karena COVID-19 masih ada.

"Disiplin dalam protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, sampai saat ini masih menjadi kunci pencegahan COVID-19 yang efektif," kata Muchlis yang juga sebagai Jubir Satgas COVID-19 Magetan, itu.

Dengan tambahan tujuh kasus sembuh dan satu kasus positif, maka hingga Jumat 4 Desember ini terdapat 670 warga Magetan terkonfirmasi COVID-19. Dari jumlah tersebut, 562 orang sembuh, 34 orang meninggal, dan 74 orang lainnya dalam perawatan serta isolasi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement