Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

UMS Siapkan 2 Lokasi Isolasi untuk Karyawan Terpapar Covid

Jumat 04 Dec 2020 11:39 WIB

Rep: Binti Sholikah/ Red: Dwi Murdaningsih

Pasien Covid-19 isolasi mandiri di rumah. (Ilustrasi)

Pasien Covid-19 isolasi mandiri di rumah. (Ilustrasi)

Foto: Republika.co.id
Isolasi mandiri di rumah dikhawatirkan dapat menularkan virus kepada anggota keluarga

REPUBLIKA.CO.ID, SUKOHARJO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyiapkan dua lokasi khusus sebagai tempat isolasi mandiri bagi dosen dan karyawan yang terpapar Covid-19. Dua tempat yang sudah disediakan tersebut yakni, Ramayana House di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo dan Kampus UMS yang ada di Dr Radjiman, Laweyan.

Rektor UMS, Sofyan Anif, mengharapkan tidak ada civitas akademika UMS yang terpapar Covid-19. Namun, jika terpaksa ada yang terpapar, maka UMS membantu menyiapkan tempat isolasi mandiri jika dibutuhkan. Sebab, isolasi mandiri di rumah dikhawatirkan dapat menularkan virus kepada anggota keluarga yang sehat.

"Dua tempat tersebut memang kami peruntukkan khusus untuk isolasi mandiri dosen dan karyawan, agar virusnya tidak menyebar ke area kampus. Di sana kan ada kamar dan ruangannya ada banyak jadi bisa menampung banyak orang," kata Sofyan Anif kepada wartawan di Gedung Induk Siti Walidah kantor pusat UMS, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (1/12).

Menurutnya, penyediaan tempat isolasi mandiri tersebut sebagai bentuk kepedulian UMS kepada dosen dan karyawan yang membutuhkan isolasi untuk memulihkan daya tahan tubuh agar kembali sehat. Dia menyebut, sampai saat ini belum ada yang menjalani isolasi mandiri di dua lokasi tersebut.

"Saat ini memang belum ada yang menempati. Dan kami berdoa semuanya sehat-sehat selalu. Tapi misalnya ada dosen atau karyawan yang merasa terdapat tanda-tanda reaktif dan ingin isolasi di sana kami persilakan," kata Sofyan Anif .

Di sisi lain, sejak awal pandemi Covid-19, UMS telah memberikan berbagai program bantuan kepada civitas akademika maupun masyarakat umum sekitar kampus yang terdampak Covid-19. Bantuan disalurkan oleh Satgas Peduli Covid-19. Satgas tersebut fokusnya pada aktivitas Kampus UMS dalam melawan Covid-19 seperti memberikan edukasi, penyemprotan disinfektan, hingga pembagian sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19, khususnya di area seputar kampus.

Kali ini, UMS kembali membentuk satgas yang diberi nama Satgas Covid-19 UMS. Satgas kali ini, bertugas tidak hanya memberi santunan, melainkan juga mengupayakan agar UMS bersih dari Covid-19.

"Satgas Covid UMS ini juga nantinya akan menentukan apakah UMS sudah bisa menggelar kuliah secara tatap muka atau belum pada semester depan," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA