Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Dibantai Chelsea, Lopetegui Ingin Sevilla Bangkit

Kamis 03 Dec 2020 13:50 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

 Pelatih kepala Sevilla, Julen Lopetegui.

Pelatih kepala Sevilla, Julen Lopetegui.

Foto: AP/Alastair Grant/Pool AP
Olivier Giroud mencetak empat gol ke gawang Sevilla tanpa balas.

REPUBLIKA.CO.ID, SEVILLA -- Sevilla dipermalukan tamunya Chelsea 0-4 dalam pertandingan kelima Grup E Liga Champions. Kedua tim sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar, dan pertandingan di Ramon Sanchez Pizjuan itu hanya untuk memperebutkan puncak grup. 

Namun, tetap saja laga ini penting demi menghindari lawan tangguh pada undian babak 16 besar. Empat gol dari Olivier Giroud membenamkan Sevilla di kandang sendiri.

Pelatih Sevilla Julen Lopetegui mengatakan, timnya harus segera bangkit, khususnya jelang lawatan ke Real Madrid akhir pekan ini. "Kami lolos ke babak 16 besar dan kami berada di antara yang terbaik di Eropa. Ada banyak tim yang bahkan tak bisa mencapai itu," kata Lopetegui, dikutip dari Football Espana, Kamis (3/12).

Baca Juga

Ia tidak ingin menjadikan kekalahan sebagai alasan untuk menghakimi timnya. Sebab, Sevilla harus bertanding tiga kali sepekan. Sehingga saat kalah, ia akan mengatakan hal sama seperti saat menang. Sevilla masih punya harapan saat Giroud mencetak gol pada menit delapan. Namun situasi jadi berpihak ke the Blues ketika lawannya mencetak gol kedua pada menit 54.

"Gol kedua sangat menghancurkan kami. Sampai di sana, kami menguasai pertandingan, berpikir membuat beberapa pergantian," ujarnya.

Sevilla dan Chelsea sama-sama menjalani awal musim di kompetisi domestik yang kurang memuaskan. Namun, performa mereka di kompetisi Eropa justru sebaliknya. Chelsea tak pernah kalah di fase grup, sementara Sevilla hanya sekali kalah dalam pertandingan Kamis (3/12) dini hari tadi. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA