Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Bumbu Masak Tinggi Kalsium dari Cangkang Telur

Kamis 03 Dec 2020 08:58 WIB

Rep: binti sholikah/ Red: Hiru Muhammad

Bucatur, bumbu masak tinggi kalsium berbahan cangkang telur yang diproduksi mahasiswa tim PKM-K Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo

Bucatur, bumbu masak tinggi kalsium berbahan cangkang telur yang diproduksi mahasiswa tim PKM-K Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo

Foto: humas UNS
Cangkang telur mengandung kalsium karbonat sebesar 90 persen

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO--Sejumlah mahasiswa Program Studi (Prodi) Peternakan Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, merancang bumbu masak tinggi kalsium dengan memanfaatkan cangkang telur. Produk yang dirancang itu diberi nama Bucatur akronim dari Bumbu Masak High Calcium.

Tiga mahasiswa yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan (PKM-K) tersebut yakni, David Anggara Putra, Farhan Sabilla Rosyad dan Slamet Prihatin. Mereka dibimbing oleh dosen Muhammad Cahyadi.

David Anggara Putra mengatakan, cangkang telur merupakan limbah peternakan yang banyak belum dimanfaatkan. Meningkatnya konsumsi telur setiap tahun menyebabkan bertambahnya limbah cangkang telur.

"Limbah cangkang telur yang menumpuk akan berdampak buruk pada lingkungan. Dasar pokok itulah yang menjadi ide untuk mengolah limbah cangkang telur menjadi komponen bumbu masak dengan kandungan kalsium tinggi," kata David, seperti tertulis dalam siaran pers, Rabu (2/12).

David menyebutkan, cangkang telur mengandung kalsium karbonat sebesar 90 persen, magnesium karbonat 1 persen, kalsium fosfat 1 persen, dan protein 4 persen. Kandungan kalsium yang tinggi tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan fortifikasi kalsium produk pangan.

Bucatur dibuat dari rempah pilihan asli Indonesia dengan fortifikasi kalsium yang berasal dari ekstrak cangkang telur sebesar 5 persen. Berbeda dengan bumbu masak yang dijual di pasaran, Bucatur mengandung 280 mg kalsium setiap satu sachet (14 g) sehingga didapatkan bumbu masak dengan kandungan kalsium yang tinggi. Bucatur menawarkan produk dengan kandungan kalsium 280 mg per sachet yang berarti setara 28 persen kalsium kebutuhan orang dewasa.

"Bumbu masak memainkan peranan yang cukup penting dalam kehidupan rumah tangga. Hampir setiap ibu-ibu maupun juru masak restoran atau hotel menggunakan bumbu masak untuk meningkatkan cita rasa masakan. Bumbu masak alami dengan fortifikasi kalsium akan menjadi pilihan yang menjanjikan," papar David.

David menambahkan, kandungan kalsium yang tinggi pada produk Bucatur dapat dijadikan sebagai salah satu sumber kalsium. Ini berguna untuk pertumbuhan tulang dan gigi anak serta untuk menjaga kecukupan suplai kalsium orang dewasa.

Dosen Pembimbing, Muhammad Cahyadi, mengatakan, PKM-K yang didanai Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI tersebut merupakan program yang sangat tepat bagi mahasiswa untuk belajar berwirausaha.

"PKM-K menuntut kreativitas mahasiswa yang inovatif dalam menciptakan peluang pasar sehingga produk yang ditawarkan mampu membuka peluang perolehan profit. Selain itu, munculnya para wirausaha baru dapat menyediakan peluang pekerjaan di masa yang akan datang," kata Cahyadi.

Produk Bucatur direncanakan memiliki berbagai varian rasa dan bentuk kemasan. Pada tahap pertama, Bucatur akan diproduksi dengan kemasan sachet isi 14 g dengan varian rasa ayam dan sapi. Harga yang ditawarkan hanya Rp 1.000 per sachet. Sehingga produk Bucatur high calcium diklaim menjanjikan dapat bersaing dengan produk sejenis di pasaran. Bucatur juga dipasarkan secara daring melalui Instagram @bucatur.id dan kanal YouTube Bucatur Hi-Calcium.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA