Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Zidane: Kami akan Selalu Alami Saat-Saat Sulit

Rabu 02 Dec 2020 14:16 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane.

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane.

Foto: AP/Martin Meissner
Zinedine Zidane menegaskan tak akan mundur dari jabatannya sebagai pelatih Madrid.

REPUBLIKA.CO.ID, DONETSK -- Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane menegaskan tak akan mundur dari jabatannya setelah Madrid kembali dikalahkan Shakhtar Donetsk 0-2 dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (2/12) dini hari WIB. Kekalahan tersebut membuat Madrid terancam gagal lolos ke 16 besar.

Juara Liga Champions 13 kali itu berada di urutan ketiga Grup B dan keempat tim masih memiliki peluang lolos ke fase gugur. Dalam laga terakhir, Los Blancos harus mengalahkan Borussia Moenchengladbach.

"Kami akan selalu mengalami saat-saat sulit, dan kami berada dalam perjalanan yang buruk, tetapi kami harus terus melaju," kata Zidane dilansir dari BBC.

Zidane mengeklaim timnya mempunyai kekuatan untuk membalikkan situasi. Ia pun akan melakukan segalanya guna mewujudkan itu begitupun dengan para pemain. Menurutnya pasukannya bermain bagus sehingga pantas mendapatkan hasil lebih.

Pelatih asal Prancis itu menegaskan Madrid hanya perlu percaya diri dan memikirkan pertandingan berikutnya. Itu merupakan kekalahan kedua Madrid atas Shakhtar. Pada pertemuan pertama, Madrid takluk dengan skor 2-3.

Madrid memulai pertandingan dengan baik. Marco Asensio membuat percobaan namun bola hasil usahanya masih membentur gawang lawan. Karim Benzema juga memaksa beberapa kali kiper Shakhtar Anatoly Trubin berjibaku menyelamatkan gawangnya.

Namun Shakhtar kemudian mencetak gol pada babak kedua akibat kesalahan fatal Raphael Varane yang salah posisi sehingga Dentinho mencetak gol pada menit ke-57. Tuan rumah menggandakan keunggulan melalui Solomon pada menit ke-82 yang membuat Madrid semakin terpuruk.

Shakhtar kini memiliki poin sama dengan Madrid, yaitu tujuh poin. Tetapi Shakhtar berhak bertengger di urutan kedua klasemen karena unggul dalam head to head.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA