Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Mudahkan Pelaku UMKM Tanah Air, Ini Inovasi OY! Indonesia

Rabu 02 Dec 2020 05:46 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Pelaku usaha UMKM memanfaatkan era digitalisasi (ilustrasi).

Pelaku usaha UMKM memanfaatkan era digitalisasi (ilustrasi).

Foto: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Transaksi digital diharapkan kian menjadi andalan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Sebagai salah satu pilar penting ekonomi nasional, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu terus dibantu agar dapat bertahan, terutama saat terjadinya pelemahan ekonomi dimasa pandemi saat ini. Salah satunya adalah dengan mempercepat peralihan UMKM ke era digital. 

Beberapa UMKM yang melakukan inovasi digitalisasi dengan cara mengoptimalkan teknologi, terbukti bisa memperoleh keuntungan lebih untuk mengembangkan usaha mereka. Riset dari International Data Corporation (IDC) dan Cisco menunjukkan, digitalisasi UMKM dapat meningkatkan pendapatan negara. Diprediksi setidaknya Produk Dosmetik Bruto (PDB) bisa bertambah kisaran Rp 2,3 triliun–Rp 2,4 triliun pada 2024. Peningkatannya bisa lebih tinggi lagi, apabila pelaku usaha mahir menggunakan berbagi platform digital dalam memasarkan produknya.

Dengan hadirnya OY! Bisnis, OY! Indonesia berkomitmen untuk membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia dengan menyediakan produk-produk keuangan digital yang memberikan kemudahan serta efisiensi dalam menjalankan bisnis. 

CEO OY! Indonesia, Jesayas Ferdinandus mengatakan OY! Bisnis sendiri mempunyai dua unggulan yaitu Bulk Disbursement dan Payment Checkout Link. Ia menjelaskan, dengan menggunakan layanan Bulk Disbursement ini, memungkinkan pelaku usaha untuk men-transfer pembayaran ke banyak rekening sekaligus secara langsung, hanya dengan menggugah CSV file daftar pembayaran ke dalam dashboard OY! Bisnis. Berapa pun banyaknya jumlah transaksi yang dilakukan, kata dia, semua bisa diselesaikan dalam waktu satu hari.

"Lain halnya dengan Payment Checkout Link, layanan ini memungkinkan pelaku usaha untuk menyederhanakan proses pembayaran," kata dia di Jakarta, Selasa (1/12). 

Menurut Jesayas, mengintegrasikan link pembayaran dengan bisnis, pelaku usaha dapat memberika keleluasan bagi pembeli untuk memilih metode pembayaran serta tagihan dapat langsung dikirimkan melalui e-mail setelah proses transaksi berhasil dilakukan.

“Tahun ini pandemi membawa dampak ke dalam setiap aspek kehidupan, tak terkecuali dengan UMKM. Kondisi ini memaksa pelaku usaha untuk mencari alternatif lain, salah satunya dengan cara beralih ke digital. Proses UMKM memasuki fase digitalisasi bukanlah hal mudah," kata dia.

Jesayas mengatakan, dengan adanya OY! Bisnis, diharapkan dapat menjawab kebutuhan konsumen, terutama pelaku usaha, dengan menyediakan fitur transfer pembayaran ke banyak rekening sekaligus.

"Kami juga menyederhanakan proses pembayaran hanya dari satu link pembayaran. Kedepannya kami akan terus berkomitmen untuk melakukan inovasi dalam setiap produk keuangan kami," kata dia. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA