Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Jangan Berhenti Pakai Skincare Meski tak Keluar Rumah

Selasa 01 Dec 2020 09:07 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Berdiam diri di rumah tidak otomatis membuat kulit wajah terhindari dari masalah. Perawatan kulit wajah pun tetap diperlukan meski di rumah saja.

Berdiam diri di rumah tidak otomatis membuat kulit wajah terhindari dari masalah. Perawatan kulit wajah pun tetap diperlukan meski di rumah saja.

Foto: Prayogi/Republika
Perawatan dari dalam tubuh juga diperlukan selagi masih harus di rumah saja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARA -- Berbeda dengan saat beraktivitas di luar, berdiam diri di rumah selama pandemi membuat kulit wajah tidak begitu banyak terpapar oleh polusi, debu, hingga sinar matahari. Meski begitu, rutinitas perawatan kulit sebaiknya tidak ditinggalkan.

Berdiam diri di rumah tidak otomatis membuat kulit wajah terhindari dari masalah. Paparan AC yang terus-menerus selama di rumah, misalnya, dapat memunculkan keluhan kulit kering.

Orang-orang yang bekerja dari rumah selama pandemi juga biasanya memiliki jam kerja yang tidak beraturan. Tak jarang mereka harus bekerja hingga larut malam dan kurang tidur.

"Itu berasa ngaruh banget ke kulit. (Kulit) dehidrasi, kusam," jelas skincare expert Affi Assegaf, dalam peluncuran daring rangkaian produk Natur-E White.

Meski sebagian besar aktivitas terpusat di rumah, ada kalanya seseorang tetap harus meninggalkan rumah di masa pandemi. Misalnya, keluar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Ketika harus keluar rumah, masker merupakan hal yang wajib untuk digunakan. Penggunaan masker ini juga dapat memunculkan masalah tersendiri pada kulit wajah, seperti iritasi atau jerawat.

"Sebisa mungkin jangan berubah menjadi tidak pakai skincare karena stay di rumah saja," tutur Affi.

Ada atau tidaknya perubahan aktivitas di masa pandemi, perawatan kulit sebenarnya merupakan hal tak boleh diabaikan. Rasa malas untuk merawat kulit karena hanya di rumah saja perlu dilawan.

"(Jadikan perawatan kulit) bagian dari ritual kita, me time kita, bentuk apresiasi ke diri kita sendiri, jangan dijadikan beban, tapi dinikmati," ujar Affi.

Beberapa langkah perawatan kulit wajah dasar yang tak boleh terlupakan adalah membersihkan kulit dan menggunakan pelembap. Affi juga menyarankan penggunaan masker perawatan wajah sesekali untuk memanjakan kulit.

Affi sendiri memiliki beberapa langkah perawatan kulit yang biasa dia lakukan. Untuk perawatan kulit di pagi hari, Affi biasanya membersihkan wajah terlebih dahulu. Setelah itu, dia mengaplikasikan toner yang menghidrasi, essence, serum, pelembap, dan tabir surya bila harus keluar rumah.

"Untuk malam kurang lebih sama, tapi tidak pakai sunscreen, dan kalau (hari itu) menggunakan makeup, biasanya aku lakukan double cleasning," ungkap Affi.

Affi mengingatkan bahwa penggunaan produk-produk skincare merupakan satu dari beberapa faktor penting yang perlu dilakukan dalam merawat kulit. Selain merawat kulit dari luar, Affi mengingatkan pentingnya melakukan perawatan kulit dari dalam.

Hal senada juga diungkapkan oleh ahli dermatologi dr Shannaz Nadia Yusharyahya SpKK(K) MHA. Menurut dr Nadia, perawatan kulit perlu dilakukan dari luar dan juga dalam.

Penggunaan produk-produk skincare merupakan salah satu contoh perawatan kulit dari luar. Sedangkan perawatan kulit dari dalam bisa dilakuakn melalui perbaikan gaya hidup seperti olahraga teratur dan menyantap makanan yang sehat.

"Tidur cukup serta menambah suplementasi," jelas dr Nadia.

Dr Nadia mengingatkan bahwa tujuan dari perawatan kulit bukanlah untuk mendapatkan kulit yang putih, akan tetapi kulit yang sehat. Kulit yang sehat adalah kulit yang bebas dari noda, memiliki warna merata, cerah, kenyal, lembut, lembap, serta bebas dari penyakit kulit.

"Untuk mencapai itu, perlu perawatan dari dalam dan juga dari luar," ujar dr Nadia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA