Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Satgas: Pandemi Covid-19 di Lampung Belum Terkendali

Selasa 01 Dec 2020 08:04 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Andi Nur Aminah

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Foto: Pixabay
Sampai dengan Senin (30/11) jumlah kasus konfirmasi positif mencapai 3.918 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Lampung terus meningkat cukup signifikan setiap harinya. Angka reproduksi efektif (RE) Covid-19 di provinsi ujung Pulau Sumatra ini masih berfluktuasi 0,11 sampai 1,21 belum stabil di bawah angka 1.

"Dalam dua pekan terakhir angka reproduksi efektif (masih) berfluktuasi antara 0,11 sampai 1,21. Dalam arti, pandemi (Covid-19) belum sepenuhnya terkendali," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung dr Reihana dalam keterangan persnya di Bandar Lampung, Senin (30/11).

Dia mengatakan, sampai dengan Senin (30/11) jumlah kasus konfirmasi positif telah mencapai 3.918 orang, kasus pasien selesai isolasi (sembuh) 2.197 orang. Sedangkan kasus kematian 182 orang. "Angka kesembuhan 56,07 persen, dan CFR (case fatally rate) 4,65 persen," ujarnya.

Baca Juga

Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung menyebutkan, hasil uji spesimen Covid-19 Lampung yang tersebar di tujuh laboratorium hingga Senin (30/11) sebanyak 32.894 spesimen, sedangkan total orang yang diswab 15.905 orang. Hasil uji swab positif 6.951 spesimen, negatif 25.943 spesimen.

Sedangkan pemeriksaan swab pada Ahad (29/11), sebanyak 567 spesimen, yang menghasilkan positif baru 145 kasus/orang. Sementara spesimen yang akan diuji 264 spesimen, yang baru (diagnostik) 236 orang/spesimen, dan yang lama (follow up) 28 spesimen.

Reihana yang juga kepala Dinkes Lampung mengatakan, ketersediaan tempat tidur (TT) pasien Covid-19 di Lampun hingga Senin (30/11) mencapai 481 TT. Sedangkan TT yang telah terpakai oleh pasien positif Covid-19 sebanyak 237 TT. "Masih tersisa 244 tempat tidur yang belum terpakai," ujarnya.

Dia mengatakan, TT dengan ventilator di ruang isolasi tekanan negatif yang masih tersedia 9 TT, tersebar di RSUD Abdul Moeloek Lampung, RSUD dr Bob Bazar (Kalianda), RSUD Ahmad Yani (Metro), RSUD Ragab Begawe Caram (Mesuji), RSUD Alimuddin Umar (Liwa). Sedangkan TT dengan ventilaor di ruang isolasi biasa yang masih tersedia 5 TT tersebar di RSUD Muhammah Thohir (Krui), RSUD Pringsewu, dan RSUD Pesawaran.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA