Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Tulis 'Negrito', Edinson Cavani di Ambang Penyelidikan FA

Senin 30 Nov 2020 09:38 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Penyerang Manchester United Edinson Cavani (kiri) dijaga pemain Southampton. Cavani mencetak gol penyeimbang yang menghindarkan MU dari kekalahan.

Penyerang Manchester United Edinson Cavani (kiri) dijaga pemain Southampton. Cavani mencetak gol penyeimbang yang menghindarkan MU dari kekalahan.

Foto: EPA-EFE/Mike Hewitt
Cavani terancam larangan bertandingan satu kali.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER - Edinson Cavani terancam diselidiki oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah diduga menggunakan sebuah istilah rasial dalam unggahannya di media sosial.

Seperti dilaporkan Goal Internationla, Senin (30/11), unggahan itu terjadi setelah penyerang Uruguay itu menginspirasi kemenangan 3-2 Manchester United atas Southampton pada Minggu dengan mencetak dua gol setelah turun dari bangku cadangan.

Pemain asal Uruguay tersebut membalas ucapan selamat dari para penggemarnya di Instagram dengan menggunakan istilah Spanyol "negrito", yang diterjemahkan menjadi "hitam".Cavani sendiri sudah menghapus postingan tersebut.

Istilah tersebut pernah digunakan oleh rekan senegaranya, Luis Suarez kepada Patrice Evra pada 2011 silam yang membuat mantan pemain Liverpool tersebut didenda 40.000 poundsterling dan dihukum larangan bermain di delapan pertandingan.

Manchester United menekankan bahwa istilah yang digunakan Cavani tersebut tidak bermaksud untuk melecehkan secara rasial dan memiliki konotasi yang berbeda di Amerika Selatan, tempat asal Cavani.

Klub tersebut mengatakan bahwa pemain berusia 33 tahun itu telah sadar bahwa istilah seperti itu dianggap sangat berbeda di Inggris dan ia kemudian menghapus Insta story tersebut.

FA mengeluarkan pedoman menjelang musim ini yang melarang bahasa dan perilaku rasial serta diskriminatif, dengan pelanggaran di media sosial dapat mendapatkan hukuman minimal larangan bermain tiga pertandingan.

Bernardo Silva dari Manchester City dan Dele Alli dari Tottenham pernah diskor satu pertandingan musim lalu setelah melanggar pedoman FA tersebut.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA