Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Kembali ke Puncak, Mourinho: Spurs Seperti Kuda Poni

Senin 30 Nov 2020 06:59 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Ben Chilwell (kanan) berebut bola dengan Harry Kane (kiri) dalam laga Liga Primer Inggris antara Chelsea vs Tottenham Hotspur di London, Senin (30/11) WIB.

Ben Chilwell (kanan) berebut bola dengan Harry Kane (kiri) dalam laga Liga Primer Inggris antara Chelsea vs Tottenham Hotspur di London, Senin (30/11) WIB.

Foto: EPA/Matthew Child
Mourinho senang skuad murahnya mampu menahan imbang tim mahal Chelsea.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho bicara tentang peluang timnya bersaing memperebutkan gelar Liga Primer Inggris usai bermain 0-0 melawan Chelsea, Senin (30/11) dini hari WIB. Mou menggambarkan Tottenham seperti Kuda Poni.

Mou mengatakan, dirinya dan pasukannya frustrasi karena tak meraih tiga poin di Stamford Bridge. Kendati demikian Tottenham, tetap naik ke puncak klasemen menggusur Liverpool. Sedangkan Chelsea duduk di urutan ketiga yang menurut Mou The Blues lebih diunggulan menjuarai liga.

“Kami bahkan tidak dalam perlombaan. Kami bukan kuda, kami hanya kuda poni. Anda lihat perbedaannya: Joe Rodon bermain untuk Swansea, Thiago Silva selama bertahun-tahun menjadi salah satu bek tengah terbaik di dunia,” kata Mou dilansir dari Four Four Two setelah laga.

Materi pemain Chelsea lebih mahal daripada miliki Tottenham. Mou mengeklaim mungkin gaji Thiago Silva satu bulan cukup mambayar gaji Rodon satu tahun. Oleh karena itu, Chelsea punya modal untuk menjadi juara. Mou senang kepada Rodon dan seluruh skuad bersama staf pelatih.

Mantan pelatih Real Madrid itu tak menampik Chelsea salah satu pesaing terbesar dalam perburuan gelar Liga Primer Inggris. Menurutnya bagi mereka tak masalah Chelsea tertinggal dua poin dari Tottenham dan Liverpool.

The Lilywhite bermain taktis dalam laga tersebut dan selalu siap membobol gawang lawan dengan cara apapun yang mereka bisa. Walaupun demikian Mourinhi tetap tak puas dengan hasil akhir. Pasalnya kedatangannya ke kandang Chelsea untuk memenangkan pertandingan.

“Chelsea bermain sangat baik, secara taktik sangat, sangat baik. Tetapi dengan cara yang sama saya memberi penghargaan kepada Chelsea atas cara mereka bermain untuk cara mereka diatur, saya pikir mereka juga menghormati kami,” ujarnya.

Mou menegaskan, seperti yang dikatakan sebelum pertandingan bahwa dirinya tak takut menghadapi tim sebagus Chelsea. Di lapangan seorang pelatih memiliki tanggung jawab untuk memastikan permainan berjalan baik dan meraih poin.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA