Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Main Hape di Toilet? Dokter Memperingatkan Risiko Wasir

Sabtu 28 Nov 2020 15:15 WIB

Red:

Main Hape di Toilet? Dokter Memperingatkan Risiko Wasir

Saat ada panggilan ke kamar mandi untuk buang air besar jaman sekarang, ada kebiasaan membawa ponsel ke kamar mandi hanya untuk mengecek tiga sampai empat aplikasi.

Tergantung pada konten apa yang dipilih sambil duduk di atas toilet, tapi tidak jarang Anda akhirnya menghabiskan waktu sampai setengah jam lamanya di toilet.

Membawa ponsel ke kamar mandi dengan alasan untuk menemani saat kita sendirian, atau menonton satu hingga dua video YouTube atau mengecek Facebook tidaklah bermanfaat.

Dokter spesialis bedah di Australia, Profesor Chris Berney telah mempelajari soal wasir dari waktu ke waktu, dan dia memperhatikan wasir yang bengkak dan meradang telah makin sering ditemukan di kalangan anak muda.

Dia mengaitkan alasan meningkatnya ini disebabkan karena kebiasaan anak muda saat menggunakan ponsel mereka di toilet.

"Ini adalah sesuatu yang sangat baru yang hanya saya lihat terjadi dalam lima atau sepuluh tahun terakhir," kata Profesor Berney.

 

Wasir adalah pembuluh darah yang bengkak atau meradang di rektum Anda.

Kondisi ini cenderung lebih umum di antara orang tua, bisa menyakitkan, dan terkadang harus dioperasi.

Kebiasaan membawa ponsel saat Anda buang air besar pada dasarnya jadi kebiasaan siapapun yang berusia di bawah 25 tahun. Diperkirakan sekitar 95 persen orang di Generasi Z secara rutin menggunakan ponsel mereka di toilet, kata Profesor Berney.

"Anda dapat membawa ponsel ke toilet jika Anda mau, masalahnya sebenarnya adalah jika membawa ponsel setiap hari saat Anda pergi ke toilet selama 10 atau 20 menit."

"Masalahnya terletak pada frekuensi, seberapa sering Anda melakukannya, dan berapa lama Anda berada di sana. Di sanalah masalah dimulai."

Tapi apa bedanya dengan main hape di kursi biasa?

Jadi apakah salah jika Anda menghabiskan waktu sedikit lebih lama di kamar mandi, duduk di toilet, tetapi tidak benar-benar buang air besar?

Atau jika memang buang air besar, kemudian duduk beberapa menit sambil main hape, apa jadi masalah?

Jawabannya sangat bisa, menurut Profesor Berney.

"Perbedaannya adalah, saat Anda duduk, katakanlah, di kursi di tempat kerja, Anda tidak melakukan gerakan mendorong untuk buang air besar," jelasnya.

"Saat Anda duduk di toilet, Anda duduk dalam posisi di mana Anda bertumpu pada panggul, sehingga akan tertahan di tepi toilet, dan saat Anda mengejan, panggul Anda akan turun dan yang terjadi adalah suplai darah membuat pembuluh darah membesar penuh dengan darah.

"Ini adalah tekanan yang akan Anda alami di area itu selama 20 menit atau lebih. Ini bukan masalah saat Anda duduk di kursi kantor karena dasar panggul rileks, Anda tidak duduk di tepian."

Jadi berapa lama Anda harus buang air besar?

"Lima sampai tujuh menit adalah waktu maksimal Anda harus berada di sana," kata Profesor Berney.

"Anda tidak boleh membawa ponsel Anda. Simpan di luar, dan gunakan setelah Anda selesai menuntaskan panggilan alam Anda."

Diproduksi oleh Hellena Souisa dari artikel dalam bahasa Inggris yang bisa dibaca di sini.

Ikuti berita seputar pandemi Australia dan lainnya di ABC Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA