Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Pemerintah Segera Tentukan Daerah Prioritas Vaksinasi

Kamis 26 Nov 2020 17:56 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Friska Yolandha

Pemerintah sedang melakukan finalisasi untuk menentukan daerah-daerah prioritas vaksinasi. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, warga di daerah prioritas tersebut nantinya akan didahulukan untuk mengakses vaksin Covid-19.

Pemerintah sedang melakukan finalisasi untuk menentukan daerah-daerah prioritas vaksinasi. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, warga di daerah prioritas tersebut nantinya akan didahulukan untuk mengakses vaksin Covid-19.

Foto: EPA
Pemerintah juga memastikan kesiapan infrastruktur distribusi vaksin Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah sedang melakukan finalisasi untuk menentukan daerah-daerah prioritas vaksinasi. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, warga di daerah prioritas tersebut nantinya akan didahulukan untuk mengakses vaksin Covid-19. 

"Tentunya dengan pertimbangkan berbagai aspek seperti jumlah kasus positif, jumlah penduduk, luas, wilayah, dan aspek lainnya," ujar Wiku dalam keterangan pers di kantor presiden, Kamis (26/11). 

Baca Juga

Jadwal vaksinasi sendiri belum diputuskan pemerintah. Wiku menyampaikan, program vaksinasi nasional sangat bergantung pada hasil uji klinis tahap 3 yang sedang dilakukan. Hasil dari uji klinis ini nantinya diteliti oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk selanjutkan diberikan izin edar darurat (EUA). 

"Saat ini pemerintah fokus memastikan vaksin yang digunakan nanti aman, berkhasiat, dan minim efek samping," katanya. 

Pemerintah juga memastikan kesiapan infrastruktur distribusi vaksin Covid-19. Wiku menyebutkan, rata-rata kesiapan sistem cold chain untuk menjaga suhu vaksin yang tersebar di seluruh daerah telah mencapai 97 persen. 

"Secara logistik, persiapan prosedur untuk menjaga suhu vaksin atau cold chain dengan tujuan menjaga kualitas atau efektivitas sudah berjalan dengan baik," kata Wiku.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA