Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Saat Messi dan Maradona Pertama Kali Berbagi Lapangan

Kamis 26 Nov 2020 17:36 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Dua legenda Argentina, Maradona (kiri) dan Lionel Messi.

Dua legenda Argentina, Maradona (kiri) dan Lionel Messi.

Foto: AP
Dua pemain beda generasi itu sempat bekerja sama di timnas Argentina.

REPUBLIKA.CO.ID, BUENOS AIRES -- Legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona, tutup usia akibat serangan jantung pada Rabu (25/11) malam WIB. Kapten timnas Argentina kala menjuarai Piala Dunia 1986 itu meninggal dunia tepat saat berusia 60 tahun.

Buat publik Argentina, Maradona adalah pemain terbesar di sepanjang sejarah sepak bola. Sejak Maradona pensiun dari timnas Argentina pada 1994, publik Argentina terus berharap munculnya pemain yang bisa menggantikan, atau setidaknya menjadi pemain yang dapat menjadi andalan utama di timnas Albiceleste.

Harapan ini pun muncul seiring dengan kehadiran Lionel Messi. Pemain berjuluk La Pulga itu dianggap sebagai pemain yang memiliki kemampuan untuk bisa mengangkat performa Albiceleste di pentas internasional. Torehan enam trofi pemain terbaik dunia (Ballon d'Or) pun menjadi pengakuan terhadap kemampuan Messi. Belum lagi dengan gelontoran trofi yang dipersembahkan Messi buat Barcelona.

Dua pemain beda generasi itu sempat bekerja sama di timnas Argentina, tepatnya pada 2008 hingga 2010, termasuk di gelaran Piala Dunia 2010. Pada saat itu, Maradona menjabat sebagai pelatih timnas Argentina, sementara Messi menjadi penggawa andalan Albiceleste.

Namun, meski berbeda generasi, keduanya ternyata sempat berbagi lapangan dan merumput sebagai rekan setim. Peristiwa ini terjadi pertama kalinya di sebuah laga amal pada 2005 silam. Dalam laga amal yang digelar di Buenos Aires itu, Messi masih berusia 18 tahun, sementara Maradona telah menginjak usia 45 tahun.

Di laga itu, Maradona pun terlihat beberapa kali melakukan kombinasi operan dengan Messi. Meski telah berusia 45 tahun, tapi Maradona belum kehilangan sentuhannya. Umpan-umpannya masih begitu tajam dan terukur. Maradona pun mampu mengimbangi pergerakan Messi, yang saat itu sudah menandatangani kontrak bersama Barcelona sebagai penggawa tim senior.

Sejak saat itu, keduanya kerap tampil dalam sejumlah laga eksebisi. Namun, laga amal yang digelar di Buenos Aires pada 2005 itu menjadi awal hubungan baik yang terjalin antara Maradona dan Messi. Kendati sering dibanding-bandingkan dengan Maradona, tapi Messi merasa tidak akan pernah bisa menyamai capaian dan kemampuan Maradona.

''Bahkan, jika saya terus bermain selama jutaan tahun, saya tidak akan pernah bisa mendekati level Maradona. Lagipula, saya juga tidak pernah mau. Buat saya, dia tetap menjadi pemain terbaik yang pernah ada dalam sejarah sepak bola,'' kata Messi dalam sebuah wawancara seperti dikutip Talk Sports, Kamis (26/11).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA