Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

AHY Minta Kader di Surabaya Menangkan Machfud-Mujiaman

Kamis 26 Nov 2020 17:16 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Ratna Puspita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Foto: Antara/Muhammad Adimaja
AHY mengungkapkan harapan Khofifah-Emil kampanyekan Machfud-Mujiaman.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menginstruksikan mesin partainya di Kota Pahlawam bekerja lebih keras memenangkan pasangan Machfud Arifin-Mujiaman di Pilkada Surabaya 2020. Menurutnya, dibutuhkan kerja ekstra dari seluruh jajaran partai mengingat pemungutan suara kurang dari dua pekan lagi. Seperti diketahui, Pilkada serentak akan diselenhgarakam pada 9 Desember 2020.

AHY mengatakan, sebenarnya dia menaruh harapan agar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan wakil Emil Elestianto Dardak turut serta mengkampanyekan paslon yang diusung Demokrat, khususnya Machfud-Mujiaman. Keinginan itu bukan tanpa dasar.

Khofifah-Emil merupakan paslon yang diusung Demokrat pada Pilkada Jatim 2018. Namun, AHY menegaskan tidak ingin memaksa Khofifah dan Emil melakukan kampanye terbuka untuk paslon nomor urut 2 di Pilkada Surabaya 2020 tersebut. 

Baca Juga

Dia menyadari adanya batasan-batasan dan aturan untuk pejabat publik ketika ingin terlibat kampanye. "Tentu kami tahu etika politik, tentu memahami posisi formal beliau sebagai pemimpin publik gubernur dan Wagub. Ada aturan mainnya apalagi kalau tidak sedang cuti. Ada harapan kerja politik yang bisa dilakukan," kata AHY seusai menggelar konsolidasi dengan tim pemenangan Machfud-Mujiaman di Hotel Oakwood, Surabaya, Kamis (26/11).

AHY sangat berharap pasangan Machfud-Ujiaman bisa memenangkan pilkada serentak. Menurutnya, hal ini akan terjalin hubungan baik antara Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya.

Pasangan Khofifah-Emil yang terpilih sebagai gubernur dan Wakil Gubernur Jatim saat itu diusung Demokrat. Begitu pun pasangan Machfud-Mujiaman yang sekarang berkontestasi di Pilkada Surabaya.

"Itu pasti jauh lebih baik kalau ada kombinasi dan kemudian sinergi. Kolaborasi yang baik dan efektif antara pemimpin di tingkat provinsi dan kota. Apalagi pemerintahannya di kota yang sama," kata dia. 

AHY menyampaikan, Jatim dan Surabaya itu tidak dapat dipisahkan. Surabaya menjadi penting karena ibu kota dan berada di jantung Jatim. "Kalau punya pemimpin yang baik dan hebat di Surabaya langsung berkontribusi untuk Jatim. Kalau Surabaya tidak baik pasti Jatim jadi tidak baik," ujarnya. 

 
 

BERITA LAINNYA