Senin 23 Nov 2020 03:30 WIB

Petani Lebak Keluhkan Serangan Hama Keong Mas

Hama keong mas menimbulkan kerusakan pada batang dan daun padi.

Seekor burung kuntul mendarat di pematang sawah di kawasan padat penduduk di Kecamatan Buah Batu Bandung, Senin (29/1). Burung liar yang juga dikenal sebagai burung Belekok ini mencari makan di antara lahan sawah yang tengah diolah petani. Mereka memangsa katak, ular kecil termasuk keong mas yang sering dianggap hama oleh petani.
Foto: Yogi Ardhi/Republika
Seekor burung kuntul mendarat di pematang sawah di kawasan padat penduduk di Kecamatan Buah Batu Bandung, Senin (29/1). Burung liar yang juga dikenal sebagai burung Belekok ini mencari makan di antara lahan sawah yang tengah diolah petani. Mereka memangsa katak, ular kecil termasuk keong mas yang sering dianggap hama oleh petani.

REPUBLIKA.CO.ID LEBAK -- Sejumlah petani di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengeluhkan serangan hama keong mas pada tanaman padi yang baru ditanam hingga menimbulkan kerusakan batang dan daun.

"Kami kembali dua kali tanam padi akibat serangan keong mas itu," kata Samian (55), seorang petani warga Cibungur Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Ahad.

Baca Juga

Serangan hama keong mas di persawahan Blok Sentral Rangkasbitung cukup banyak hingga petani di sini harus kembali mengulang tanam padi. Sebab, tanam padi yang baru itu terjadi kerusakan bagian batang dan daun tanaman. "Kami merasa bingung mengatasi serangan hama keong mas itu," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya kini kesulitan untuk mengatasi serangan hama keong mas, sehingga Dinas Pertanian dan Perkebunan setempat dapat membantu para petani. Apabila, serangan hama keong mas itu tidak diatasi tentu dikhawatirkan berdampak terhadap produksi dan produktivitas pangan.

Saat ini, mereka para petani di wilayah itu terpaksa berusaha keras menyingkirkan sendiri keong mas yang menyerang tanaman padi sawah mereka tersebut. "Kami berharap, dinas pertanian dapat membantu petani dalam menyingkirkan hama keong mas yang menyerang tanaman padi sawah mereka," katanya.

Begitu juga Ahmad (50), seorang petani warga Desa Rangkasbitung Timur, Kabupaten Lebak mengatakan bahwa tanaman padi yang baru ditanam itu diserang hama keong mas.

Kebanyakan lahan persawahan di sini diserang hama keong mas, sehingga petani harus kembali menanam padi. "Kami berharap Distanbun setempat dapat mengatasi serangan hama keong mas itu," katanya.

Kepala Distanbun Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar mengatakan pihaknya memerintahkan kepada petugas perlindungan tanaman agar melakukan peninjauan di lapangan untuk membasmi serangan hama keong mas itu. "Kami akan membantu dengan memberikan pertisida untuk membasmi hama keong mas yang menyerang tanaman padi itu," katanya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement