Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Lionel Messi Sudah Lelah

Jumat 20 Nov 2020 06:20 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Bintang Barcelona Lionel Messi.

Bintang Barcelona Lionel Messi.

Foto: AP / Manu Fernandez
Messi merasa lelah karena selalu disalahkan atas sesuatu yang terjadi di Barcelona.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Mantan agen Antoine Griezmann, Eric Olhats, angkat bicara mengenai pengaruh kapten Barcelona Lionel Messi bersama tim. Berbicara kepada France Football pekan lalu, Olhats mengeklaim Messi terlalu besar pengaruhnya dalam keputusan klub.

Messi dinilai seperti raja yang bisa menentukan ke mana arah kebijakan klub harus berjalan. Di antaranya, tak menghendaki kehadiran Griezmann yang pindah ke Barca dari Atletico Madrid. Sikap itu yang membuat Griezmann kesulitan menemukan performa terbaiknya selama di Camp Nou.

“Sikap Messi sangat menyedihkan. Saya selalu mendengar Antoine mengatakan dia tak punya masalah dengan Messi, tapi tidak pernah sebaliknya. Ini adalah teror. Anda bersama Messi atau melawannya,” kata Olhats dilansir dari Marca, Kamis (19/11).

Pulang dari membela negaranya dalam kualifikasi Piala Dunia 2022, Messi ditodong oleh sejumlah media mengenai situasi itu ketika tiba di Bandara El Prat, Barcelona. Ia tak banyak berkomentar. Namun satu komentarnya cukup bisa menggambarkan bagaimana kondisi yang dialami Messi bersama Barcelona.

Messi merasa lelah karena selalu disalahkan atas sesuatu yang terjadi di Barcelona. Sang Messiah, julukan Messi, tak senang atas komentar Olhats tentang dirinya. Kekesalan Messi rupanya tak hanya tentang komentar Olhats, namun perlakuan petugas pajak setibanya di bandara.

Messi disambut sekitar lima orang petugas pajak Spanyol. Mereka memeriksa Messi beserta krunya. Bintang asal Argentina itu juga diperintahkan untuk membayar pajak di bea cukai setibanya di bandara.

Perasaan yang dirasakan Messi bisa menjadi penguat tekadnya untuk hengkang. Messi diprediksi tak akan banyak pertimbangan pergi mencari tantangan baru. Apalagi, sejumlah klub Eropa sudah bersiap mendapatkan tanda tangannya.

Secara tak langsung, Messi juga sudah mendapatkan lampu hijau dari Presiden La Liga Spanyol Javier Tebas yang mengatakan bahwa Barcelona harus mempersiapkan tahun transisi pada musim 2020/2021. "Saat ini Barcelona tak mempertimbangkan kebangkrutan, tetapi apa yang tidak mereka kurangi tahun ini akan mempengaruhi anggaran klub itu tahun depan,” kata Tebas.

Pernyataan Tebas itu membuat peluang Barcelona untuk merelakan melepas Messi semakin terbuka. Pasalnya, dengan menjual Messi yang bergaji selangit, La Blaugrana akan sangat jauh berhemat sehingga bisa mendukung ketahanan finansial klub secara jangka panjang.

Messi memang menjadi sosok sangat penting dalam kesuksesan Barcelona lebih dari satu dekade terakhir. Kemampuannya di lapangan membuat Barcelona selalu mudah berhadapan dengan lawan siapapun. Namun, Messi juga tak luput dari kritik tajam, khususnya ketika Barcelona bermain buruk.

Pemberitaan mengenai pertimbangan Messi di setiap perekrutan pemain baru Barca seringkali muncul. Itu artinya Messi memiliki pengaruh dalam arah kebijakan klub. Tetapi, Messi kini sudah lelah atas berbagai persoalan yang dihadapi Blaugrana. Ia juga merasa lelah karena selalu disalahkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA