Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Dua Aparat yang Kawal Demo di Jakarta Positif Covid-19

Jumat 20 Nov 2020 06:00 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Christiyaningsih

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Foto: Pixabay
Dua aparat yang pulang ke Lampung usai mengawal demo di Jakarta positif Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Pasien positif Covid-19 di Lampung bertambah 86 orang pada Kamis (19/11). Dua orang di antaranya adalah aparat keamanan yang bertugas mengawal dan menjaga aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu dan tujuh orang pegawai swasta.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung menyebut dua aparat tersebut terdata sebagai pasien 2.218 dan pasien 2.219 warga Kabupaten Lampung Tengah. “Kedua pasien adalah aparat yang mengamankan aksi demo di Jakarta,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana dalam keterangan persnya, Kamis (19/22).

Menurut dia, dua pasien terkonfirmasi positif tersebut merupakan kasus baru. Pada 4 November 2020 pasien pulang ke Lampung. Besoknya keduanya menjalani pemeriksaan swab PCR. Tiga hari usai diambil swab keduanya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kondisi saat ini tidak ada keluhan dan menjalani isolasi mandiri,” kata Reihana yang juga kepala Dinkes Lampung.

Selain dua petugas keamanan, terdapat tujuh orang pegawai swasta terkonfirmasi positif Covid-19. Ketujuh pegawai swasta tersebut terdata sebagai pasien 2.220 sampai 2.226.

Tujuh pegawai swasta warga Kabupaten Lampung Tengah tersebut rutin melakukan pemeriksaan rapid test. Namun pada 3 November 2020 hasilnya reaktif. Lalu besoknya mereka diambil swab PCR. Pada 7 November 2020 hasil swab menunjukkan positif Covid-19.

“Kondisi saat ini pasien menolak dirawat dan menjalani isolasi mandiri,” ujarnya.

Reihana mengatakan angka reproduksi efektif (RE) di Lampung pada Kamis (19/11) berada pada 0,09. Meski masih di bawah angka 1, namun perkembangan dua pekan terakhir angka RE masih berfluktuasi antara 0,09 sampai 1,40 dan belum stabil di bawah angka 1. Ini artinya pandemi belum sepenuhnya terkendali.

Dia menyebutkan jumlah konfirmasi positif Covid-19 sampai Kamis (19/11) mencapai 2.977 kasus. Sedangkan kasus sembuh 1.701 orang dengan angka kesembuhan 57,14 persen. Sedangkan kasus kematian 140 orang dengan case fatally rate 4,7 persen.

Dinkes Lampung mendata jumlah dan hasil uji spesimen Covid-19 di Lampung sejak 14 Mei sampai 18 November 2020 mencapai 28.227 spesimen. Total yang di-swab 14.009 orang. Hasil uji positif 5.125 orang sedangkan negatif 23.102 orang.

Sementara pemeriksaan hasil uji spesimen pada Rabu (18/11) sebanyak 540 orang, yang menghasilkan positif baru 72 orang. Sedangkan spesimen swab yang akan diuji total 266 spesimen, spesimen baru (diagnostik) 188 orang (spesimen), spesimen lama (follow up) 78 spesimen.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA