Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Peringatan Allah Turun Saat Kafir Quraisy akan Menyiksa Nabi

Kamis 19 Nov 2020 06:49 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Muhammad Hafil

Peringatan Allah Turun Saat Kafir Quraisy akan Menyiksa Nabi. Foto: Ilustrasi Nabi Muhammad SAW

Peringatan Allah Turun Saat Kafir Quraisy akan Menyiksa Nabi. Foto: Ilustrasi Nabi Muhammad SAW

Foto: MGROL100
Peringatan Allah turun ketika kaum kafir hendak menyiksa Nabi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Salah satu keistimewaan dari akhlak Nabi Muhammad SAW adalah sikapnya yang lemah lembut. Tak hanya bagi kawan, namun juga terhadap orang-orang yang memusuhi Islam pun demikian.

Dalam kitab Asbabun Nuzul karya Imam As-Suyuthi dijelaskan, ketika Rasulullah SAW membaca surah As-Sajadah dengan suara yang nyaring, orang-orang Quraisy merasa terganggu. Mereka akhirnya bersiap-siap untuk menyiksa Rasulullah.

Namun ketika hendak menyiksa Nabi, secara tiba-tiba justru tangan mereka terbelenggu di pundak-pundaknya dan kemudian mereka seketika menjadi buta. Lalu mereka pun mengharapkan pertolongan Nabi.

Nabi pun segera memohon petunjuk kepada Allah dan kemudian turunlah ayat 1-2 dalam Surah Yasin berbunyi: “Yaasin. Wal-quranil-hakiim,”. Yang artinya: “Yaasin. Demi Alquran yang penuh hikmah,”. Lalu turun pula ayat ke-10 berbunyi: “Wa sawa-un alaihim a-andzartahum am lam tundzirhum laa yu’minun,”.

Yang artinya: “Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman,”.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA