Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

1,4 Juta Warga Kepri Ditargetkan Divaksin Februari 2021

Kamis 19 Nov 2020 04:05 WIB

Red: Ani Nursalikah

1,4 Juta Warga Kepri Ditargetkan Divaksin Februari 2021. Sejumlah relawan antre untuk divaksin  pada simulasi vaksinasi Covid-19.

1,4 Juta Warga Kepri Ditargetkan Divaksin Februari 2021. Sejumlah relawan antre untuk divaksin pada simulasi vaksinasi Covid-19.

Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Dinkes Kepri masih menunggu petunjuk teknis dari Kemenkes.

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri menyatakan, 1,4 juta atau 67 persen dari total penduduk di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ditargetkan mendapatkan vaksin Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mulai Februari 2021.

"Jumlah tersebut sesuai dengan alokasi yang ditetapkan Kemenkes," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Mohammad Bisri, Rabu (18/11).

Kendati begitu, Bisri menyebut masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis lebih lanjut dari Kemenkes. Terutama menyangkut jadwal, tempat dan tata cara pemberian vaksin.

Baca Juga

"Sampai saat ini kami masih menunggu aturan tersebut,” jelasnya.

Bisri menyatakan pelaksanaan vaksin Covid-19 ini berdasarkan surat edaran Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Nomor SR.02.06/II/0950/2020 tertanggal 19 Oktober 2020 ke seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi se-Indonesia.

Dalam surat edaran tersebut disampaikan pemberitahuan rencana pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 secara bertahap dimulai November 2020. Ia menjelaskan, prioritas warga yang akan mendapatkan vaksin meliputi kelompok rentan usia 18-59 tahun. Mereka terdiri dari tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, dan petugas pada fasilitas tenaga kesehatan.

Selanjutnya, petugas pada pelayanan publik, seperti anggota TNI/Polri, petugas bandara dan pelabuhan. Kemudian petugas pemadam kebakaran, petugas PLN, petugas PDAM dan sejumlah kelompok masyarakat lainnya yang berkaitan dengan pelayanan publik.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA