Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Tanding Tanpa Penonton, West Ham Merugi Rp 37,5 Miliar

Rabu 18 Nov 2020 20:50 WIB

Red: Muhammad Akbar

Logo Liga Primer Inggris

Logo Liga Primer Inggris

Foto: premierleague.com
West Ham kehilangan 2 juta pound per pertandingan karena kehilangan pendapatan tiket

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — West Ham United kehilangan 2 juta poundsterling (sekitar Rp 37,5 miliar) per pertandingan karena penonton dilarang menghadiri pertandingan di tengah pandemi COVID-19, kata wakil ketua klub Liga Premier tersebut Karren Brady.

Penonton tidak diizinkan menghadiri pertandingan sejak laga profesional Inggris dilanjutkan kembali pada Juni, menyebabkan klub-klub dalam kesulitan dan tim-tim liga yang lebih rendah membutuhkan paket penyelamatan finansial dari papan atas.

"Ini fatal bagi semuanya. West Ham kehilangan 2 juta pound per pertandingan karena kehilangan pendapatan tiket dan pendapatan perusahaan. Beberapa klub kehilangan sebanyak-banyaknya 10 juta pound per pertandingan," kata Brady kepada BBC seperti dikutip Reuters, Rabu (18/11).

"Semua orang menderita tapi seperti bisnis yang lebih kecil, apakah sepak bola atau bukan sepak bola, mereka tidak mempunyai banyak cadangan uang dan itu lah yang terjadi pada klub-klub sepak bola yang lebih kecil."

Brady mengatakan ia frustrasi karena stadion-stadion di luar ruang ditutup untuk membatasi penyebaran virus corona baru tapi pertandingan ditayangkan di bioskop, lalu menambahkan bahwa "suasananya menderita" tanpa kehadiran penonton.

"Kami tidak bisa menghadirkan pendukung kami yang secara harfiah membuat sepak bola itu ada, tapi Anda bisa menyaksikan pertandingan di bioskop, O2 dibuka, Royal Albert Hall buka, London Palladium buka tapi tanpa atap, stadion yang bebas-COVID tidak," tambahnya.

"Kami diminta awal Maret mendatang menjelang kami izinkan suporter masuk. Kami harus melakukan segalanya untuk membuat orang merasa aman, memberi pemerintah keyakinan bahwa kami bisa menyediakan stadion aman COVID-19.”


sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA